BUMN perikanan-peternakan pastikan stok pangan aman saat PPKM Darurat

·Bacaan 1 menit

BUMN bidang perikanan dan peternakan memastikan stok ketersediaan ikan serta daging aman selama masa Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat.

Direktur Utama Perum Perikanan Indonesia (Perum Perindo) Fatah Setiawan Topobroto mengatakan pihaknya mencatat total stok ketersediaan ikan dan hasil laut hingga 30 Juni 2021 sebanyak 181,32 ton.

"Stok ini merupakan hasil konsol unit Perum Perindo di seluruh Indonesia. Adapun jenis ikan yang tersimpan antara lain ikan cakalang, bawal, tuna, cumi, sotong, ikan layang, dan beberapa hasil laut lainnya," ujar Fatah dalam siaran pers di Jakarta, Senin.

Sementara itu BUMN Perikanan lainnya seperti PT Perikanan Nusantara (Perinus) juga mendukung kebutuhan pangan selama PPKM Darurat.

Direktur Utama Perinus Sigit Muhartono mengatakan stok akhir bulan Juni 2021 sebanyak 194 ton yang tersebar di seluruh cabang khususnya di Surabaya dan Benoa.

Baca juga: Mendag pastikan bahan pokok ada dan harga stabil selama PPKM Darurat

"Jenis stok ikan yang ada saat ini antara lain cakalang, bayi tuna, layang, kembung, gurita, deho/tongkol, gurita dan sotong," kata Sigit.

Sedangkan terkait komoditas daging, PT Berdikari (Persero) sebagai BUMN peternakan telah menyiapkan pasokan protein daging selama PPKM Darurat.

Direktur Utama Berdikari Harry Warganegara menyampaikan pihaknya telah menginstruksikan penggunaan seluruh instrumen mulai dari perdagangan bisnis ke bisnis hingga kepada akses masyarakat langsung melalui ritel online Gerai Daging Berdikari di Tokopedia dan Grabmart.

"Sampai dengan 31 Juni 2021, stok daging yang tersedia di penyimpanan Berdikari lebih dari 95 ton terdiri dari 64,06 ton karkas daging ayam dan 31,03 ton karkas daging sapi," kata Harry.

Selain stok karkas, Berdikari juga telah memesan sekitar 560 ton daging sapi beku dari Brazil dalam rangka mempersiapkan kebutuhan dalam waktu dekat.

Baca juga: PT RNI optimalkan distribusi pangan secara daring selama PPKM Darurat

Baca juga: PPKM darurat, Peneliti: Pastikan akses ketersediaan pangan ke warga

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel