BUMN Surveyor Indonesia Kembangkan Platform Canggih Penilai Kinerja Pemerintah Kota

Merdeka.com - Merdeka.com - Perusahaan BUMN, PT Surveyor Indonesia berkolaborasi dengan Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (Apeksi) bentuk platform penilaian kinerja pemerintah kota. Platform ini akan menilai atau memberikan rating bagi pemerintah kota seluruh Indonesia berkaitan dengan Sustainable Development Goals (SDGs).

Direktur Utama Surveyor Indonesia, Haris Witjaksono mengatakan, sistem penilaian ini disebut I-SIM for cities. Kepanjangannya Integrated Sustainability Indonesia Movement for Cities.

"Jadi I-SIM for Cities ini adalah platform yang kita kembangkan bersama Apeksi dan didukung oleh Bappenas untuk melakukan rating terhadap capaian-capaian indikator dalam SDGs," ujar dia dikutip di Jakarta, Jumat (26/8).

"Jadi yang kita laksankan tahun ini adalah menyusun baselinenya masing-masing kota sudah sampai, di mana setiap indikator dan ini akan menjadi baseline untuk menyusun rencana aksi dari masing-masing kota," terang dia.

Adanya pembentukan platform ini diharapkan adanya perbaikan dan pertumbuhan terkait indikator SDGs yang dijalankan. Setelah terbentuk, berbagai indikator itu akan bisa ditinjau setiap tahun.
.
"Ada 17 indikator dalam SDGs jbi, yang akan diukur ini, dan sudah jadi acuan internasional," kata dia.

Di antaranya, setiap kota nantinya akan dinilai mengenai tingkat kemiskinan, tingkat kelaparan, kemudahan terhadap akses air. Hingga pada akses pekerjaan dan gender di lingkup perkotaan. "Kemudian hal-hal lain yang terkait dengan lingkungan, sosial itu yang akan kita capai ada 17 indikator," jelasnya.

Indikator Pencapaian

Melalui platform ini, dan adanya indikator pencapaian, Bima Arya ingin mendorong 98 wali kota seluruh Indonesia untuk melakukan percepatan. Tujuannya, dari 17 poin SDGs, bisa tercapai sesuai dengan yang ditetapkan.

"Agar visa ada data-data yang lebiu akurat dan pegangan lebih rinci lagi mengejar target 2030 nanti," ungkapnya.

"Dan nanti di bulan Desember (2022) kita akan melijat pemetaan seperti apa, bagaimana data-data yang update dari capaian SDGs di seluruh kota dan untuk dilakukan perbaikan, percepatan dan kolaborasi," pungkasnya.

Reporter: Arief Rahman Hakim

Sumber: Liputan6.com [idr]