Bunda, Siapkan 3 Hal Ini untuk Permudah Si Kecil Bangun Sahur

Tasya Paramitha, Diza Liane Sahputri
·Bacaan 1 menit

VIVA – Jelang bulan suci Ramadhan, banyak orangtua yang mulai kebingungan untuk membuat anak-anaknya bisa menjalankan puasa dengan lancar. Salah satu kesulitan yang kerap dihadapi adalah saat momen sahur.

Tak sedikit anak-anak yang merasa enggan bangun terlalu pagi dan langsung menyantap makanan. Apalagi, anak juga tak terbiasa dengan rutinitas tersebut sehingga bisa membuat suasana hatinya memburuk saat dipaksa bangun untuk sahur.

Hal itu yang membuat banyak orangtua kerap merasa galau untuk membangunkan si kecil sehingga sulit untuk mengajak anak mulai berpuasa. Padahal, orangtua dapat memulainya dengan tiga hal sederhana ini menjelang ibadah puasa.

Menurut psikolog, Ayoe Sutomo, M.Psi., dalam acara virtual #MomenNutella, anak perlu mulai diberikan pemahaman mengenai sahur sebelum puasa tiba. Ini bisa dimulai dengan membicarakan rutinitas saat puasa dan dikemas dengan suasana menyenangkan.

"Ajak anak cerita tentang nuansa Ramadhan beberapa hari sebelum puasa. Enggak bisa langsung diajak sahur," ungkap Ayoe.

Rutinitas puasa tersebut bisa dijelaskan, misal betapa menyenangkannya bisa sarapan lebih pagi bersama semua keluarga. Setelah itu, setiap malam sebelum puasa juga bicarakan mengenai menu-menu menarik yang disukai anak untuk dimakan saat sahur.

"Kita ajak bicarakan menu kesukaannya. Sebelum tidur, ada cerita mungkin, cerita-ceritanya bawa dongeng akan bangun sahur saat Ramadhan," tuturnya.

Lebih lanjut, Ayoe juga menjelaskan pentingnya keterlibatan anak saat memasak untuk sahur dan berbuka. Dalam kesempatan yang sama, Chef Devina Hermawan pun setuju bahwa anak bisa diajak memasak bersama agar makan sahur makin menyenangkan.

"Selain dari rasa, menurutku harus keliatan menarik dan teksturnya juga baru bagi anak. Dari segi kepraktisan menu sahur, lakukan persiapan di sehari sebelumnya," ungkapnya.