Bundaran berkonsep ruang terbuka hijau akan jadi ikon baru Sukamara

·Bacaan 2 menit

Pemerintah Kabupaten Sukamara sedang membangun bundaran berkonsep ruang terbuka hijau di arah Jalan Tjilik Riwut-Pantai Lunci yang nantinya digadang-gadang menjadi ikon baru kabupaten paling Barat di Provinsi Kalimantan Tengah itu.

"Selain difungsikan sebagai bundaran dan penataan jalan, keberadaan bundaran tersebut diharapkan dapat membawa dampak ekonomi bagi pelaku usaha kecil," kata Bupati Windu Subagio di Sukamara, Jumat (29/10).

Pembangunan dan penataan kawasan bundaran Jalan Tjilik Riwut-Pantai Lunci sedang dilakukan seperti pembuatan cor beton bundaran serta penimbunan. Proyek ini dialokasikan dengan dana sekitar Rp1 miliar.

Bundaran yang berlokasi tidak jauh dari Taman Makam Pahlawan Bumi Loka itu akan dibangun dengan konsep ruang terbuka hijau dengan tujuan agar bundaran itu juga bisa dimanfaatkan warga untuk bersantai.

Pemerintah daerah berharap bundaran yang pengerjaannya ditargetkan rampung pada 2023 mendatang ini akan menjadi ikon baru kebanggaan Kabupaten Sukamara.

Baca juga: KKP: Sukamara Kalteng jadi model contoh pengembangan klaster udang

Baca juga: Mentan:Peternakan sapi di Sukamara sangat berpotensi dikembangkan

Warga bisa bersantai di ruang terbuka hijau yang akan melengkapi kawasan tersebut. Selain mempercantik kota, kawasan itu nantinya akan menambah asri dan hijau kota ini.

Dampak positif lainnya yang diharapkan yakni tumbuhnya kegiatan ekonomi masyarakat. Pelaku usaha kecil nantinya berkesempatan membuka usaha melayani warga yang bersantai di kawasan bundaran tersebut.

"Kami berharap selain sebagai penataan jalan, bundaran tersebut sekaligus memberikan dampak positif untuk peluang usaha bagi masyarakat, terutama usaha kuliner. Masyarakat bisa bersantai sambil menikmati makanan dan minuman yang dijual pedagang," kata Windu.

Sementara itu Kepala Dinas Pekerjaan Umum Penataan Ruang Perumahan Rakyat dan Kawasan Pemukiman Sukamara, Muhammad Rizali mengatakan, anggaran itu digunakan untuk pembuatan paving lingkar bundaran, serta penimbunan dan cor beton.

"Ini sudah ada desainnya. Nantinya selain bisa untuk tempat bersantai, juga bisa digunakan untuk berolahraga sehingga akan menjadi tempat pilihan favorit masyarakat," demikian Rizali.

Baca juga: KKP bangun tambak udang berkelanjutan di Sukamara Kalimantan Tengah

Baca juga: PLN targetkan SUTT 150 kV lintas Kalteng-Kalbar beroperasi 2022
Baca juga: Trayek Damri Pangkalan Bun-Sukamara dan perintis segera dilaksanakan

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel