Bundesliga Dimulai Lagi, Serie A Diminta Menunggu Hingga Juli

Liputan6.com, Roma- Kompetisi Liga Jerman Bundesliga sudah dimulai kembali sejak 16 Mei 2020. Walau Bundesliga sukses memulai kembali kompetisi, Liga Italia Serie A diminta tidak latah dan terburu-buru mengikutinya.

Hampir seluruh kompetisi sepak bola Eropa dan dunia terpaksa ditunda sejak Maret lalu menyusul makin parahnya pandemi virus corona Covid-19. Liga Prancis dan Belanda bahkan telah memutuskan tak melanjutkan kompetisi musim 2019-2020.

Memasuki bulan Mei, virus corona Covid-19 mulai mereda. Bundesliga menjadi kompetisi top Eropa pertama yang kembali bergulir. Dimulai kembalinya Bundesliga menjadi kabar baik. Kompetisi top lain seperti Serie A, Liga Premier Inggris dan La Liga Spanyol akan segera mengikutinya.

Serie A diperkirakan akan memulai kompetisi lagi pada 13 Juni 2020. Langkah ini justru disesalkan Cesare Prandelli. Mantan pelatih timnas Italia itu merasa Serie A terlalu terburu-buru.

Prandelli menyarankan Serie A tak dimulai lagi pada Juni. Eks pelatih Fiorentina tersebut melihat Serie A sebaiknya dilanjutkan pada bulan Juli.

 

 

Komentar

Serie A. (dok. Lega Calcio)

"Saya tidak mengerti mengapa kita tidak bisa menunggu sampai situasinya lebih jelas, jadi mengapa tidak bermain di bulan Juli daripada Juni?" kata Prandelli kepada Corriere di Brescia.

“Memang benar, sepak bola membantu Anda melupakan banyak hal sepanjang 90 menit, tetapi saya tidak berpikir orang-orang yang bersemangat tentang olahraga tentu ingin menonton pertandingan hari ini."

Terparah

Italia merupakan negara Eropa terparah yang diterjang pandemi virus corona Covid-19. Lebih dari 30.000 orang meninggal dunia di Italia.

Saat ini jumlah korban positif dan wafat akibat virus corona Covid-19 memang sudah menurun, namun setiap harinya masih ada saja yang terjangkit dan meninggal. Hal ini yang mendasari Prandelli meminta ditunda sampai Juli.

"Saya juga tidak berpikir saya akan takut untuk bermain jika saya berada dalam skuat saat ini, lebih dari itu semua Italia masih berjuang, ada kematian setiap hari. Saya yakin kita masih butuh waktu."