Bunga Bakung: 12 Fakta Menarik Bunga Bakung yang Cantik

·Bacaan 7 menit

RumahCom – Pada beberapa orang, mendengar nama bunga bakung mungkin masih terasa asing. Sementara jika disebut bunga lily, rasanya jauh lebih familiar. Padahal bunga bakung dalam bahas inggris disebut lily, di mana bunga ini merupakan bagian dari genus Lilium dari famili Liliaceae. Genus Lilium terdiri sebanyak 80 hingga 100 spesies yang menyebar di berbagai belahan dunia.

Sebagai tanaman hias, bunga bakung selalu populer dan banyak dikoleksi masyarakat pecinta tanaman. Harga jual bunga bakung pun cukup bervariasi, ada yang murah hingga mahal bergantung pada jenis dan kecantikannya. Ingin lebih tahu seputar bunga bakung? Berikut Rumah.com rangkum materinya untuk Anda.

  1. Mengenal Bunga Bakung

  2. Tips Menanam dan Merawat Bunga Bakung

  3. Fakta Menarik Bunga Bakung: Punya Umbi

  4. Fakta Menarik Bunga Bakung: Lambang Kesucian

  5. Fakta Menarik Bunga Bakung: Punya Sifat Antimikroba

  6. Fakta Menarik Bunga Bakung: Punya Sifat Antioksidan

  7. Fakta Menarik Bunga Bakung: Bersifat Antifungi

  8. Fakta Menarik Bunga Bakung: Lebih dari 100 Jenis

  9. Fakta Menarik Bunga Bakung: Meredakan Panas Dalam

  10. Fakta Menarik Bunga Bakung: Mengatasi Insomnia

  11. Fakta Menarik Bunga Bakung: Meningkatkan Daya Tahan

  12. Fakta Menarik Bunga Bakung: Mengobati Penyakit Mata

  13. Fakta Menarik Bunga Bakung: Mengobati Luka

  14. Fakta Menarik Bunga Bakung: Tumbuh Subur di Pegunungan

Mengenal 10 Manfaat Tanaman Pucuk Merah
Mengenal 10 Manfaat Tanaman Pucuk Merah

Tips Rumah dan Apartemen

Mengenal 10 Manfaat Tanaman Pucuk Merah

1. Mengenal Bunga Bakung

Bakung adalah tumbuhan tahunan dengan tinggi antara 60–180 cm. Sumber: Pixabay
Bakung adalah tumbuhan tahunan dengan tinggi antara 60–180 cm. Sumber: Pixabay

Bakung adalah tumbuhan tahunan dengan tinggi antara 60–180 cm. Sumber: Pixabay

Bunga bakung tumbuh di sebagian besar Eropa, sebagian besar Asia sampai Jepang, ke selatan yaitu India, ke China dan ke Filipina. Menurut Wikipedia, tanaman ini bisa menyesuaikan diri dengan habitat hutan, pegunungan, habitat rerumputan, bahkan beberapa jenis mampu hidup di rawa. Pada umumnya, bunga bakung lebih cocok tinggal di habitat dengan tanah yang mengandung kadar asam seimbang.

Bakung adalah tumbuhan tahunan dengan tinggi antara 60–180 cm. Bunga bakung biasanya memiliki tangkai yang kokoh, dengan kebanyakan suku bakung membentuk umbi polos di bawah tanah. Di beberapa suku Amerika Utara, dasar dari umbi ini berkembang menjadi rizoma atau rimpang. Rizoma adalah modifikasi batang tumbuhan yang tumbuhnya menjalar di bawah permukaan tanah dan dapat menghasilkan tunas dan akar baru dari ruas-ruasnya.

Umumnya bunga bakung yang besar memiliki tiga daun bunga dengan wangi yang khas. Untuk warna pada bunga bakung sangat beragam, ada yang putih, kuning, jingga, merah muda, merah, ungu, warna tembaga, hingga hampir hitam, bahkan ada pula yang bercorak bintik-bintik.

2. Tips Menanam dan Merawat Bunga Bakung

Berbeda jenis bunga bakung akan berpengaruh terhadap jumlah sinar matahari yang mereka butuhkan. Sumber: Pixabay
Berbeda jenis bunga bakung akan berpengaruh terhadap jumlah sinar matahari yang mereka butuhkan. Sumber: Pixabay

Berbeda jenis bunga bakung akan berpengaruh terhadap jumlah sinar matahari yang mereka butuhkan. Sumber: Pixabay

Menanam dan merawat bunga bakung bisa menjadi alternatif untuk mempercantik tampilan rumah Anda. Bunga bakung biasanya dibesarkan sejak dari umbi, tetapi bisa juga ditanam dari biji. Berbeda jenis bunga bakung akan berpengaruh terhadap jumlah sinar matahari yang mereka butuhkan. Sebagian besar spesies bunga bakung menyukai tanah liat dan berpori dengan drainase yang baik.

Tip Rumah

Sebagian besar spesies bunga bakung mekar pada bulan Juli atau Agustus. Namun ada juga yang mekar di akhir bulan Maret.

Jika Anda tertarik untuk membudidayakan bunga bakung, ada beberapa step yang harus diperhatikan dan dipraktekkan. Melansir Dinas Pertanian Kabupaten Buleleng, salah satu syarat agar tanaman ini bisa tumbuh dengan baik adalah Anda harus mengetahui syarat tumbuh, proses pembibitan, penanaman sampai proses perawatan. Berikut tips menanam dan merawat bunga bakung:

  • Bibit Bunga

Bibit bunga bakung bisa didapatkan dari bagian umbi yang sudah matang. Untuk mendapatkan bibit yang berkualitas, Anda harus mengambil umbi tanaman yang sudah berumur dari indukan yang berkualitas.

  • Rendam Umbi

Sebelum ditanam sebaiknya umbi bunga bakung direndam di dalam air selama 24 jam. Perendaman ini dimaksudkan agar tunas di dalam umbi cepat tumbuh.

  • Umbi Disemai

Agar proses pertumbuhan berjalan dengan maksimal, sebaiknya umbi disemaikan terlebih dahulu. Setelah bibit keluar tunas dan tumbuh dengan baik baru dipindahkan ke media tanam berupa polybag atau pot. Setelah bibit yang disemai sudah mulai tumbuh tunas, maka bibit tersebut sudah bisa ditanam.

  • Media Tanam

Untuk menanam bunga bakung bisa langsung di tanah atau bisa menggunakan pot dan polybag. Untuk media tanam yang digunakan bisa menggunakan campuran dari tanah, pupuk kandang atau pupuk kompos, dan pasir dengan perbandingan campuran 1:1:1.

  • Waktu Pindah

Pemindahan bibit dari tempat penyemaian ke media tanam harus dilakukan dengan hati-hati agar tidak merusak umbi tanaman. Sebaiknya proses pemindahan dilakukan pada pagi atau sore hari dimana sinar matahari tidak terlalu terik.

  • Penyiraman

Lakukan penyiraman secara rutin pada pagi dan sore hari agar tanaman bunga bakung tidak layu. Penyiraman agar tanah terjaga kelembabannya, ingat jangan terlalu bayak air karena akan menyebabkan umbi tanaman busuk.

  • Perawatan dan Pemupukan

Bunga bakung sebenarnya tidak memerlukan perawatan yang istimewa. Cukup mencabut atau menghilangkan tanaman gulma di sekitar bunga bakung. Selain itu perlu juga menjaga unsur hara di dalam tanah dengan memberikan pupuk kandang secara berkala.

3. Fakta Menarik Bunga Bakung: Punya Umbi

Dasar dari umbi bunga bakung berkembang menjadi rizoma atau rimpang. Sumber: Pixabay
Dasar dari umbi bunga bakung berkembang menjadi rizoma atau rimpang. Sumber: Pixabay

Dasar dari umbi bunga bakung berkembang menjadi rizoma atau rimpang. Sumber: Pixabay

Seperti telah disebutkan di atas, bunga bakung terbilang unik karena memiliki umbi. Dasar dari umbi ini berkembang menjadi rizoma atau rimpang. Rizoma adalah modifikasi batang tumbuhan yang tumbuhnya menjalar di bawah permukaan tanah dan dapat menghasilkan tunas dan akar baru dari ruas-ruasnya. Dari umbi inilah, bunga bakung dapat tumbuh secara masif.

4. Fakta Menarik Bunga Bakung: Lambang Kesucian

Bunga bakung putih sering dijadikan hand bucket bagi pengantin wanita. Sumber: Pexels
Bunga bakung putih sering dijadikan hand bucket bagi pengantin wanita. Sumber: Pexels

Bunga bakung putih sering dijadikan hand bucket bagi pengantin wanita. Sumber: Pexels

Bunga lily putih atau bakung putih kerap diartikan sebagai lambang kesucian, kemurnian, ketulusan, kemuliaan, pengabdian sekaligus persahabatan. Tak pelak pada momen berharga seperti pernikahan, bunga bakung sering dijadikan hand bucket bagi pengantin wanita.

Salah satu fakta menarik dari bunga bakung yang aslinya memang sudah cantik ini adalah bisa mempercantik tampilan rumah Anda. Mau punya rumah cantik di kawasan Tangerang? Cek pilihan rumah cantik dengan harga di bawah Rp700 jutaan di sini!

5. Fakta Menarik Bunga Bakung: Punya Sifat Antimikroba

Bunga bakung punya sifat antimikroba. Sumber: Pexels
Bunga bakung punya sifat antimikroba. Sumber: Pexels

Bunga bakung punya sifat antimikroba. Sumber: Pexels

Siapa sangka, bunga bakung juga punya sifat antimikroba yang didapatkan dari ekstra bunga bakung. Antimikroba sendiri dapat digunakan untuk terapi infeksi maupun pencegahan infeksi.

6. Fakta Menarik Bunga Bakung: Punya Sifat Antioksidan

Bunga bakung punya sifat antioksidan. Sumber: Pexels
Bunga bakung punya sifat antioksidan. Sumber: Pexels

Bunga bakung punya sifat antioksidan. Sumber: Pexels

Fakta menarik lain dari bunga bakung adalah ekstak tanamannya dapat digunakan sebagai aktioksidan, baik pada bagian umbi, daun, maupun bunga.

7. Fakta Menarik Bunga Bakung: Bersifat Antifungi

Umbi bunga bakung punya sifat antifungi. Sumber: Pixabay
Umbi bunga bakung punya sifat antifungi. Sumber: Pixabay

Umbi bunga bakung punya sifat antifungi. Sumber: Pixabay

Umbi dari bunga bakung faktanya mengandung banyak steroidal glycoalcaloid dan furostanol saponin yang merupakan komponen yang dapat menghambat aktivitas pertumbuhan jamur alias antifungi.

8. Fakta Menarik Bunga Bakung: Lebih dari 100 Jenis

Ada lebih dari 100 jenit bunga bakung atasu bunga lily. Sumber: Pinterest
Ada lebih dari 100 jenit bunga bakung atasu bunga lily. Sumber: Pinterest

Ada lebih dari 100 jenit bunga bakung atasu bunga lily. Sumber: Pinterest

Bunga bakung tercatat memiliki lebih dari 100 jenis. Masing-masing jenis punya ciri khas tersendiri mulai dari warnanya, pola batang serta daunnya. Jenis bunga bakung yang banyak dijumpai di Indonesia diantaranya lili bosnia, lili jingga, bakung macan, dan lili merah.

9. Fakta Menarik Bunga Bakung: Meredakan Panas Dalam

Daun bunga bakung bisa meredakan panas dalam. Sumber: Pinterest
Daun bunga bakung bisa meredakan panas dalam. Sumber: Pinterest

Daun bunga bakung bisa meredakan panas dalam. Sumber: Pinterest

Terletak pada daunnya, kandungan anti inflamasi di daun bunga bakung diyakini mampu meredakan panas dalam hingga sakit radang tenggorokan. Untuk mengonsumsinya, daun bakung bisa dijadikan campuran sayur ataupun masakan yang sehat dan lezat.

10. Fakta Menarik Bunga Bakung: Mengatasi Insomnia

Gangguan sulit tidur seperti insomnia juga bisa diatasi dengan daun bunga bakung. Sumber: Pinterest
Gangguan sulit tidur seperti insomnia juga bisa diatasi dengan daun bunga bakung. Sumber: Pinterest

Gangguan sulit tidur seperti insomnia juga bisa diatasi dengan daun bunga bakung. Sumber: Pinterest

Masih dengan daun bunga bakung, gangguan sulit tidur seperti insomnia juga bisa diatasi. Penanganan insomnia lazimnya terdiri dari memperbaiki kebiasaan tidur, terapi perilaku, dan identifikasi dan penanganan penyebab yang mendasari. Obat tidur juga dapat digunakan, tetapi efek sampingnya harus dipantau. Nah, daripada minum obat, tidak ada salahnya untuk merasakan khasiat daun bakung untuk mengatasi insomnia Anda.

11. Fakta Menarik Bunga Bakung: Meningkatkan Daya Tahan

Tingkatkan daya tahan tubuh dengan daun bunga. Sumber: Pexels
Tingkatkan daya tahan tubuh dengan daun bunga. Sumber: Pexels

Tingkatkan daya tahan tubuh dengan daun bunga. Sumber: Pexels

Rutin mengonsumsi daun bunga bakung dipercaya bisa meningkatkan daya tahan tubuh seseorang. Akan tetapi tentunya harus tetap dibarengi dengan gemar berolahraga dan menerapkan pola hidup sehat.

12. Fakta Menarik Bunga Bakung: Mengobati Penyakit Mata

Daun bunga bakung juga bisa mengobati gatal pada mata. Sumber: Pexels
Daun bunga bakung juga bisa mengobati gatal pada mata. Sumber: Pexels

Daun bunga bakung juga bisa mengobati gatal pada mata. Sumber: Pexels

Ada banyak penyakit mata ringan yang umum terjadi seperti gatal dan berair. Untuk mengobatinya, siapkan daun bunga bakung yang telah direbus bersama air bersih. Setelah air dingin, teteskan ke mata sebanyak dua sampai tiga tetes. Sebelum menggunakan tetes mata daun bakung, ada baiknya lakukan konsultasi terlebih dulu kepada dokter.

13. Fakta Menarik Bunga Bakung: Mengobati Luka

Jus daun bunga bakung untuk obati luka. Sumber: Medical News Today
Jus daun bunga bakung untuk obati luka. Sumber: Medical News Today

Jus daun bunga bakung untuk obati luka. Sumber: Medical News Today

Sifat anti inflamasi yang ada di daun bakung pun dapat mengobati luka ringan hingga sedang. Caranya, buat jus dari daun bunga bakung lalu bubuhkan pada bagian yang luka. Diamkan beberapa saat hingga mengering lalu bersihkan. Lakukan secara rutin hingga luka sembuh.

14. Fakta Menarik Bunga Bakung: Tumbuh Subur di Pegunungan

Bunga bakung tumbuh secara liar di pegunungan. Sumber: Gardeners Path
Bunga bakung tumbuh secara liar di pegunungan. Sumber: Gardeners Path

Bunga bakung tumbuh secara liar di pegunungan. Sumber: Gardeners Path

Bunga bakung sangat mudah tumbuh secara liar. Oleh karenanya, bunga bakung kebanyakan tumbuh subur di area pegunungan lantaran sifatnya yang dapat menyesuaikan diri dengan habitat hutan.

Pekerja kontrak ingin cicil KPR rumah sendiri? Simak tipsnya di sini!

 

Temukan lebih banyak pilihan rumah terlengkap di Daftar Properti dan Panduan Referensi seputar properti dari Rumah.com

Hanya Rumah.com yang percaya Anda semua bisa punya rumah.

Temukan jawab seputar properti dari ahlinya
Temukan jawab seputar properti dari ahlinya

Tanya Rumah

Temukan jawab seputar properti dari ahlinya