Buntut Dangdutan Viral Kadis Disdik Bondowoso, Puluhan Guru diswab

·Bacaan 2 menit

Liputan6.com, Surabaya - Sedikitnya 22 guru di Bondowoso menjalani tes swab usai terlibat dalam dangdutan bersama kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Bondowoso (Kepala Dikbud Bondowoso) Sugiono Eksantoso. Selain mereka ada juga 11 staf, seorang sopir, satu orang ajudan dan seorang diduga Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Bondowoso.

Swab untuk puluhan guru salah satu SMP tersebut dilaksanakan di Mapolres Bondowoso. Selain diswab, mereka juga dimintai keterangan oleh pihak kepolisian.

Seperti dikutip dari TimesIndonesia, Kepala Dinkes Bondowoso Mohammad Imron mengatakan, pada tahap pertama swab dilakukan terhadap 10 orang yang terlibat.

"Sementara 10 orang dan hasilnya non reaktif atau negatif ," jelas juru bicara Satgas Covid-19 Bondowoso tersebut.

Sementara Kasatreskrim Polres Bondowoso AKP Agung Ari Bowo mengaku telah menerima informasi tentang viralnya video yang beredar di masyarakat.

"Kapolres menginstruksikan dan memberikan arahan untuk menindaklanjuti video tersebut," kata Agung.

Menurutnya, langkah awal kepolisian bersama Dinakes langsung bergerak cepat melakukan tracing.

"Kita melakukan pemeriksaan bagi peserta yang ikut hadir dalam video tersebut," imbuhnya.

Adapun pemanggilan dan pemeriksaan terhadap Kepala Disdikbud, Sugiono Eksantoso, pihaknya menyebutkan proses akan dilakukan bertahap setelah pemeriksaan para peserta.

"Semua yang hadir di situ wajib tracing, untuk mengetahui apakah ada dampak yang ditimbulkan dari kegiatan di sekolah itu," jelasnya.

* Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

Tidak Memakai Masker dengan Benar

ilustrasi virus corona covid-19 copyright by diy13 (Shutterstock)
ilustrasi virus corona covid-19 copyright by diy13 (Shutterstock)

Diberitakan sebelumnya, viral sebuah video Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Bondowoso, Jawa Timur, Sugiono Eksantoso dangdutan saat jam dinas. Tampak ia melanggar protokol kesehatan Covid-19.

Dalam video berdurasi 2 menit 50 detik tersebut, Sugiono dan lawan duetnya tak memakai masker dengan benar. Maskernya ditaruh di dagu.

Dalam video tersebut, ia berduet dengan salah seorang perempuan yang juga berseragam dinas. Baik Sugiono maupun lawan duetnya mengenakan seragam dinas berwarna putih.

Selain tidak menggunakan masker dengan benar. Pria dalam video itu juga tidak menjaga jarak dengan lawan duetnya. Bahkan ia berdempetan saat melantunkan lagu.

Duet dangdutan tersebut dipertontonkan di depan puluhan orang, termasuk diantaranya guru dan sejumlah pegawai di lingkungan Dinas Pendidikan.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel