Buntut Keributan di Kompleks Jakbar, Kepala Sekuriti Perumahan Jadi Tersangka

·Bacaan 2 menit
Ilustrasi

Liputan6.com, Jakarta - Polisi menetapkan satu orang tersangka buntut keributan antara penghuni dan sekuriti di Kompleks Perumahan Permata Buana, Kembangan, Jakarta Barat. Insiden itu viral di media sosial.

Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Barat Kompol Joko Dwi Harsono menerangkan, satu dari 16 saksi yang diperiksa statusnya dinaikan menjadi tersangka. Dia adalah, WH yang kepala sekuriti di Kompleks Perumahan Permata Buana.

"Sudah ada tersangka satu orang dari 16 sekuriti yang kami amankan kemarin," kata dia dalam keterangannya, Sabtu (25/9/2021).

Joko menyebut, WH diduga memerintah sekuriti melakukan pungutan liar (pungli) ke salah satu penghuni yang hendak memasukkan pot tanaman ke pekarangan rumahnya.

"Dia itu kepalanya ya, dia yang memerintahkan dia juga sama-sama (melakukan itu)," ujar dia.

Adapun dalam kasus ini, Joko mengatakan, penyidik telah meminta keterangan perusahaan jasa keamanan yang menempatkan para sekuriti tersebut di Kompleks Perumahan Permata Buana serta pengurus lingkugan setempat termasuk ketua RW.

Berdasarkan pemeriksaan, ditemukan adanya tindak pidana yang mengarah pada Pasal 335 KUHP.

"Kami sudah panggil perusahaan jasa pengamanan sama pengurus lingkungan di bidang keamanan ya dan Ketua RW kita panggil. Berdasarkan alat bukti yang ada, WH diduga melanggar Pasal 335 KUHP," ucap dia.

** #IngatPesanIbu

Pakai Masker, Cuci Tangan Pakai Sabun, Jaga Jarak dan Hindari Kerumunan.

Selalu Jaga Kesehatan, Jangan Sampai Tertular dan Jaga Keluarga Kita.

#sudahdivaksintetap 3m #vaksinmelindungikitasemua

Kronologi Keributan

Sebelumnya, viral rekaman video yang memperlihatkan keributan di Kompleks Perumahan Permata Buana, Kembangan, Jakarta Barat. Keributan diduga terjadi antara petugas sekuriti dan salah satu warga.

Dalam rekaman video yang diunggah oleh salah satu akun Instagram, CCTV merekam suasana di depan rumah seorang warga. Nampak mobil bak terbuka terpakir di depan dan kerumunan sekuriti berompi hijau.

Kemudian, ada seorang perempuan berdialog dengan pria bertopi. Entah apa yang mereka bicarakan. Tiba-tiba, pria berbaju hitam yang berada di dekat situ mendorong lawan bicaranya.

Aksi pria itu menyedot perhatian belasan sekuriti. Perkelahian pun terjadi dan ada di antara mereka berusaha melerai. Setelah keributan reda, sekuriti bahu-membahu mendorong mobil bak terbuka menjauh dari penghuni rumah.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel