Buntut Kisruh Liga Super Eropa, Andrea Agnelli Tidak Maaf ke Fans dan Tak Berencana Mundur?

·Bacaan 2 menit

Bola.com, Jakarta - Presiden Juventus, Andrea Agnelli, dikabarkan akan mundur dari jabatannya di klub setelah kegagalan proyek Liga Super Eropa. Namun, manuver itu diyakini tidak akan dilakukan Agnelli.

Liga Super Eropa sempat menjadi isu panas di sepak bola Eropa. Sebanyak 12 tim mendeklarasikan kompetisi di luar otoritas UEFA. Liga Super Eropa disebut sebagai kompetisi tandingan dari Liga Champions.

Agnelli dan Juventus punya peran penting di internal Liga Super Eropa. Agnelli mundur dari jabatan presiden European Club Association (ECA) demi memuluskan langkahnya untuk menggulirkan turnamen tersebut.

Liga Super Eropa mendapat banyak protes dari banyak pihak. Bukan hanya FIFA, UEFA, dan liga-liga domestik, Liga Super Eropa juga ditentang para pemain dan fans. Di Inggris, sejumlah fans turun ke jalan untuk melakukan protes.

Liga Super Eropa kemudian, kurang lebih, hanya bertahan selama 48 jam usai dideklarasikan. Agnelli, sebagai wakil presiden ESL, membuat pernyataan bahwa ide tersebut tidak bisa dijalankan untuk saat ini.

"Sejujurnya, saya rasa turnamen ini tidak bisa dilanjutkan lagi," ujar Agnelli yang dikutip Goal International.

Sejumlah klub yang terlibat di Liga Super Eropa lantas menarik diri. Juventus salah satunya. Namun, Juventus dan Agnelli punya jalan berbeda. Mereka sama sekali tidak menyinggung fans dalam pernyataan resmi.

Sedangkan, beberapa klub meminta maaf secara terbuka pada fans mereka. Bos Liverpool, John W Henry, meminta maaf lewah sebuah video. Joel Glazer melakukan hal yang sama kepada fans Manchester United.

Tetap Lanjut di Juventus

Presiden Juventus, Andrea Agnelli dan Pelatih Juventus, Andrea Pirlo, memantau sesi latihan jelang laga Liga Champions di Turin, Selasa (27/20/2020). Juventus akan berhadapan dengan Barcelona. AFP/Marco Bertorello)
Presiden Juventus, Andrea Agnelli dan Pelatih Juventus, Andrea Pirlo, memantau sesi latihan jelang laga Liga Champions di Turin, Selasa (27/20/2020). Juventus akan berhadapan dengan Barcelona. AFP/Marco Bertorello)

Namun, Juventus dan Agnelli, lewat sebuah pernyataan resmi klub, sama sekali tidak meminta maaf. Berikut pernyataan resmi Juventus.

"Juventus masih yakin bahwa keberlangsungan proyek ini dari aspek olahraga, komersial dan juga aspek legal. Kami juga percaya bahwa saat ini ada kans yang lebih terbatas agar proyek ini bisa diselesaikan sesuai rencana awal," kata Agnelli.

"Juventus tetap berkomitmen untuk mengejar terciptanya sebuah nilai-nilai jangka panjang baik untuk perusahaan dan juga seluruh industri sepak bola."

Ed Woodward mundur dari posisinya di Manchester United. Joel Glazer disebut siap menjual sahamnya di United. Sedangkan, Agnelli diklaim bakal mundur dari jabatan sebagai presiden Juventus.

Agnelli disebut akan digantikan Alessandri Nasi, sepupunya. Namun, seperti dikutip dari Football Italia, kabar itu telah dibantah pihak klub. Tidak ada rencana dari Agnelli untuk mundur.

Agnelli diyakini tidak akan mundur dan tetap melanjutkan kepemimpinannya di Juventus, seperti yang dilakukan anggota keluarganya sebelumnya.

Sumber: Football Italia

Disadur dari: Bola.net (Penulis Asad Arifin, published 22/4/2021)

Saksikan Video Pilihan Berikut Ini