Buntut Panjang Insiden Tongkang Hantam Permukiman Warga di Batam

·Bacaan 2 menit

Liputan6.com, Batam - Wali Kota Batam, Muhammad Rudi, memediasi pengusaha dan warga yang rumahnya dihantam tongkang di Tanjunguma pada Jumat (1/1/2021). Rudi memastikan, pihak perusahaan menyanggupi ganti rugi kepada warga.

"Ini musibah bukan kemauan kita. Kita sama-sama berusaha agar permasalahan ini segera selesai," ujar Rudi saat memimpin pertemuan di SD Negeri 04 Tanjunguma, Jodoh, Kota Batam, Sabtu (2/1/2021).

Saat memediasi, Rudi bersama Kapolresta Barelang, AKBP Yos Guntur, dan sejumlah pejabat lain. Ia meminta masyarakat untuk tidak khawatir karena pihak perusahaan siap mengganti rugi.

"Kalau nanti kapalnya sudah ditarik, jangan khawatir. Sebelah saya ada Pak Kapolres, dan kita minta pihak perusahaan segera menyelesaikan persoalan ini," ujarnya.

Rudi juga meminta perangkat RT dan RW serta masyarakat dan perusahaan duduk bersama mendata kerugian yang ada seperti sampan, jaring, hingga rumah. Ia menegaskan, ganti rugi tidak dalam bentuk uang.

"Tapi, apa yang rusak diperbaiki, apa yang roboh dibangun. Kalau ganti uang takut tak cukup bangun rumah atau juga lebih," kata dia.

Kerugian Puluhan Juta Rupiah

Kapal tongkang terhempas gelombang laut dan menghantam permukiman warga di Batam. (Foto: Liputan6.com/Ajang Nurdin)
Kapal tongkang terhempas gelombang laut dan menghantam permukiman warga di Batam. (Foto: Liputan6.com/Ajang Nurdin)

Rudi pun meminta pihak pengusaha tidak menunda penggantian kerugian. Ia ingin semua cepat selesai, masyarakat tenang dan pengusaha bisa beraktivitas kembali. Ia juga meminta masyarakat harus rinci dan sama-sama sepakat demi kepuasan bersama.

"Jangan ada timbul isu-isu negatif. Kita ingin ini cepat selesai kerena tidak ada yang mau dapat musibah seperti ini," ujarnya.

Sebelumnya sebuah kapal tongkang tabrak rumah warga di RT 003, RW 002 Tanjung Uma, Kecamatan Lubuk Baja, Kota Batam, Jumat (1/1/2021) Siang .

Kapal tongkang dengan nama Agility 1805 menabrak rumah warga sekira pukul 13.15 WIB saat hujan lebat melanda Batam.

Dalam peristiwa tersebut kapal tongkang menabrak rumah warga itu dikarenakan lepas dari tambatannya saat hujan deras dan angin kencang sehingga lepas yang akhirnya menghantam permukiman warga yang ada di pesisir laut.

Tidak ada korban jiwa dalam insiden tersebut. Namun diperkirakan pemilik rumah mengalami kerugian puluhan juta rupiah.