Bunuh Benih COVID-19, Rumah Ibadah Jadi Sasaran Drone TNI AU

Radhitya Andriansyah

VIVA – Tentara Nasional Indonesia (TNI) terus melakukan langkah-langkah konkrit untuk menanggulangi wabah Covid-19 yang terus merajalela. TNI Angkatan Udara (AU) baru-baru ini menjadikan rumah ibadah sebagai sasaran penyemprotan yang dilakukan oleh drone berteknologi canggih.

Pangakalan Udara TNI AU Roesmin Nurjadin (RSN), Pekanbaru, Riau, baru-baru menggunakan drone prayer DJI T-16 (Agras), untuk melakukan penyemprotan di berbagai titik. Dengan teknologi canggih yang dimiliki drone ini, penyemprotan disinfektan berhasil dilakukan bahkan tak memakan waktu hingga satu jam, Jumat 3 April 2020.

Rumah ibadah jadi salah satu sasaran penyemprotan. Masjid Ar-Rahman, Gereja Bethel Indonesia (GBI) Bentani, dan Vihara Dhamma Metta Arama, dan Pura Jagatnatha disatroni Drone DJI T-16, untuk kemudian diguyur oleh cairan disinfektan.

VIVA Militer: Drone TNI AU menyemprotkan disinfektan ke Gereja Bethel Indonesia

Selain keempat rumah ibadah tersebut, Drone DJI T-16 juga melintas di atas Markas Komando Pangkalan Udara Roesmin Nurjadin, serta sasaran terakhir, Rumah Sakit dr. Sukriman, yang merupakan Posko Cegah Covid-19 di wilayah ibukota Provinsi Riau.

"Drone ini sekali terbang membawa 16 liter disinfektan selama 10-12 menit dengan durasi 1 batteray, sedangkan batteray tersedia hanya 3 unit, dengan kapasitas 3 unit battery berarti 48 liter disinfektan dapat disemprotkan," ujar Kepala Dinas Operasi (Kadisops) Kolonel PNB Jajang Setiawan, dikutip dari Instagram Pusat Penerangan (Puspen) TNI.

Di sisi lain, Komandan Pangkalan Udara (Danlanud) TNI AU, Marsekal Pertama (Marsma) TNI Ronny Moningka, menegaskan bahwa sebagai prajurit ia dan jajarannya wajib berperan serta menanggulangi wabah ini. 

"Lanud Roesmin Nurjadin ikut merasa prihatin kondisi dunia, Bangsa Indonesia, dan Daerah Riau khususnya Pekanbaru, yang tiap hari eskalasi penyebaran corona semakin meningkat," ujar Ronny.

VIVA Militer: Danlanud Rosemin Nurjadin, Marsma TNI Ronny Moningka (kanan)

"Maka suatu kewajiban bagi Lanud RSN membantu rakyat, hal ini sebagai implementasi 8 Wajib TNI, "Senantiasa Menjadi Contoh Dan Memelopori Usaha-Usaha Untuk Mengatasi Kesulitan Rakyat Sekelilingnya," katanya.

Dengan mengoperasikan drone, Ronny merasa optimis bisa menjangkau daerah-daerah yang sulit. Hal ini yang menurutnya jadi kunci untuk menghabisi dan memutus mata rantai virus yang berasal dari Wuhan, China.

"Saya yakin dengan mengoperasikan drone ini akan mampu menjangkau daerah-daerah yang sulit dan sekaligus meminimalisir penyerbaran Corona. Penyemprotan ini akan terus dilakukan ditempat-tempat ibadah lain, (tempat) keramaian dan lain sebagainya sampai Indonesia bebas dari Covid-19," ucap Ronny.