Bunuh diri, polisi Magelang tak harmonis dengan istri pertama

MERDEKA.COM,

Anggota Polres Kota Magelang Aiptu Joko Subandi (48) yang nekat bunuh diri dengan menembak kepala sendiri diduga karena depresi. Dugaan penyebab depresi karena ada masalah keluarga dengan istri pertamanya. Menurut keterangan warga, hubungan Joko Subandi dengan istrinya Tinjung (43) dalam kondisi tidak harmonis.

"Kalau nyuci saja itu nyuci sendiri dan masak masak sendiri. Jadi kan kelihatan kalau hubungannya tidak harmonis," kata salah seorang perangkat dusun Waldi saat ditemui merdeka.com disekitar rumah duka, Rabu (17/1).

Dalam kesehariannya, Joko Subandi dengan warga di sekitar rumahnya di Dusun Kalimalang, Desa Kalimalang RT.07/RW II, Kecamatan Mertoyudan, Kabupaten Magelang dikenal sebagai sosok yang tertutup dan pendiam. "Pak Joko kalau di kampung memang sering bergaul dengan warga. Tapi orangnya tertutup. Tetapi dia punya temperamen yang sangat keras,” ungkapnya.

Sikap temperamental muncul setelah Joko mengidap penyakit darah tinggi. Bahkan ia sempat dirawat di RSUD Tidar Kota Magelang karena mengidap penyakit tersebut.

Joko Subandi meninggalkan dua anak dari hasil perkawinannya dengan Tidung. Keduanya bernama Ipam yang masih duduk di bangku kuliah semester II dan Yusril masih sekolah SLTP kelas II.

"Kalau Bu Tinjung profesinya guru SD mengajar di salah satu sekolah di Kota Magelang. Bu Tinjung itu masih mempunyai hubungan saudara dengan petenis nasional Yayuk Basuki. Kalau tidak salah saudara sepupu. Soalnya sempat pergi ke Yogyakarta diajak Yayuk Basuki makan malam bersama,” ujarnya.

Joko Subandi merupakan anak terakhir dari empat bersaudara. Kakak pertamanya adalah Rusni berprofesi seorang guru, Rino seorang polisi berpangkat Ajun Komisaris Polisi dinas di Polres Purwokerto kemudian Risman yang sudah meninggal.

Sebelum Joko dipindah dari Polwil Kedu ke Satnarkoba Reskrim Polres Kota Magelang, kabarnya Joko Subandi sempat berhasil mempunyai empat rumah dan tanah. Namun, seteah dipindah di Satuan Dalmas Polres Kota Magelang hubungan dengan istri mulai tidak harmonis.

Sumber: Merdeka.com
Memuat...
PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.