Bupati Alor Ngamuk ke Anak Buah Risma Gara-gara PKH Diurus Parpol

·Bacaan 1 menit

VIVABupati Alor, Nusa tenggara Timur (NTT), Amon Djobo ngamuk dan memarahi staf Kementerian Sosial (Kemensos) gara-gara penyaluran bantuan Program Keluarga Harapan (PKH) Kemensos bukan diurus oleh pemerintah daerah setempat, tapi diserahkan kepada Ketua DPRD Alor Enny Anggrek yang merupakan kader PDIP.

Video kemarahan Bupati Alor itu pun akhirnya viral di media sosial. Bupati Djobo yang dikonfirmasi awak media membenarkan kejadian tersebut.

Ia mengaku memarahi para staf Kemensos gara-gara bantuan dari kementerian yang diberikan kepada DPRD.

"Video itu betul. Saya marah karena bantuan PKH dikasih melalui DPRD padahal seharusnya pemerintah daerah yang bagi," kata Bupati Djobo saat dikonfirmasi, Rabu, 2 Juni 2021.

Ia tidak mempersoalkan soal video itu viral. Dia hanya menyayangkan sikap oknum yang membuat dan menyebar video itu. "Siapapun yang membuat dan menyebar video itu dialah yang harus bertanggung jawab," tuturnya.

Sebelumnya, sebuah video berdurasi 3 menit 9 detik viral di jagat maya, Selasa malam 1 Juni 2021. Video tersebut mempertontonkan Bupati Alor, NUsa Tenggara Timur, Amon Djobo sedang memarahi staf Kementerian Sosial.

Tak hanya itu, dalam video tersebut terekam jelas Bupati Djobo menyindir Menteri Sosial Rismaharini hingga menyeret Presiden Jokowi.

Dalam video tersebut memperlihatkan Bupati Djobo sedang memarahi staf Mensos Risma terkait teknis penanganan bantuan Program Keluarga Harapan (PKH).

Ia kesal lantaran bantuan itu bukan diurus oleh Pemerintah Kabupaten Alor tetapi malah diurus salah satu partai politik dan dibagikan oleh ketua DPRD di wilayah Dapilnya.

Saking kesal, ia menuding bahwa ada iming-iming politik dibalik bantuan itu.

Laporan: Jo Kenaru/NTT

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel