Bupati Bangka Tengah janjikan bonus Rp100 juta

·Bacaan 1 menit

Bupati Bangka Tengah, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Algafry Rahman menjanjikan bonus sebesar Rp100 juta bagi atlet yang berhasil meraih medali emas dalam ajang Pekan Olahraga Nasional (PON) XX Papua pada 2 hingga 13 Oktober 2021.

"Saya berikan bonus Rp100 juta bagi atlet asal Bangka Tengah yang berhasil meraih emas, dari cabang olahraga apapun," ujar bupati usai menyerahkan tambahan uang saku untuk patriot olahraga yang akan berjuang dalam ajang PON XX Papua, Senin.

Bupati mengatakan, bonus tersebut sebagai bentuk apresiasi dan motivasi dari pemerintah daerah atas prestasi yang diraih para atlet daerah itu.

Baca juga: Pemkot Mataram siapkan bonus Rp100 juta untuk peraih emas PON XX

"Prestasi atlet juga bagian dari prestasi daerah, juga prestise daerah di tingkat nasional," ujarnya.

Sementara itu Ketua Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Bangka Tengah, Yasir menjelaskan bahwa tercatat sebanyak 18 atlet asal Bangka Tengah yang lolos mengikuti PON XX dan semua atlet tersebut sudah mengikuti pemusatan latihan sejak Februari 2021 hingga sekarang.

"Bangka Tengah menyumbang atlet lumayan banyak untuk mewakili provinsi dalam ajang PON XX Papua," katanya.

Sebanyak 18 patriot olahraga yang lolos mengikuti PON XX tersebut berasal dari beberapa cabang olahraga yaitu lima atlet dari cabang atletik, dua dari panjat tebing, satu dari taekwondo, tiga dari sepak takraw, satu dari tinju, satu dari sepak bola dan lima atlet dari cabang bola basket.

"Saat ini mereka sudah mengikuti pra kompetisi untuk menguji dan mengasah kemampuan sebelum terjun dalam ajang PON mendatang," kata Yasir.

Baca juga: Gubernur Sumsel janjikan bonus Rp300 juta untuk medali emas PON Papua
Baca juga: Sumbar siapkan anggaran Rp9 miliar untuk bonus atlet di PON Papua
Baca juga: Sultra siapkan bonus Rp100 juta untuk atlet pencak silat peraih emas

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel