Bupati Banjarnegara: Pelaku kuliner dan UMKM harus terus berinovasi

·Bacaan 2 menit

Bupati Banjarnegara, Jawa Tengah, Budhi Sarwono mendorong para pelaku kuliner serta pelaku usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) terus berkreasi dan berinovasi guna meningkatkan daya saing di tengah pandemi COVID-19.

"Pelaku kuliner, UMKM dan ekonomi kreatif di Kabupaten Banjarnegara perlu terus berkreasi serta meningkatkan prestasi dan inovasi mengingat tingkat persaingan yang makin ketat di tengah pandemi COVID-19," katanya di Banjarnegara, Jawa Tangah, Senin.

Dia menjelaskan, keberadaan pelaku kuliner, UMKM dan ekonomi kreatif sangat penting untuk terus menggerakkan perekonomian lokal.

"Pemkab terus berupaya memfasilitasi UMKM dan mengintensifkan program pemberdayaan dan pendampingan," katanya.

Bupati juga berharap Anugerah Pesona Indonesia (API) Tahun 2020 yang berhasil diraih oleh Dawet Ayu sebagai minuman tradisional terpopuler diharapkan dapat menjadi pemantik semangat bagi para pelaku UMKM.

"Dawet Ayu sebagai produk asli Banjarnegara memenangkan anugerah sebagai minuman tradisional terpopuler dan juara favorit API 2020, semoga ini dapat menjadi inspirasi para pelaku kuliner, UMKM dan ekonomi kreatif di Banjarnegara untuk lebih meningkatkan prestasi dan inovasi," katanya.

Dia berharap ke depan akan makin banyak prestasi yang diraih oleh Kabupaten Banjarnegara.

"Dawet Ayu menjadi cambuk penyemangat untuk menorehkan lebih banyak prestasi yang makin gemilang. Ke depan saya harapkan Kawah Sikidang di Dataran Tinggi Dieng juga akan menjadi objek wisata yang mendunia," katanya.

Sebelumnya, Pemerintah Kabupaten Banjarnegara, Jawa Tengah akan terus memperkuat sosialisasi dan promosi minuman tradisional Dawet Ayu agar makin dikenal oleh masyarakat luas.

"Kami akan terus memperkuat promosi minuman Dawet Ayu sebagai produk asli Banjarnegara agar makin dicintai dan diakui cita rasanya oleh masyarakat Indonesia," kata Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Kabupaten Banjarnegara Agung Yusianto.

Dia menambahkan pihaknya juga akan meningkatkan branding Dawet Ayu dengan memberikan fasilitas tenda kepada penjual Dawet Ayu yang berjualan di pinggir jalan.

"Kami juga akan membuat kampung Dawet Ayu dengan standar pelayanan dan cita rasa yang premium," katanya.

Baca juga: Pemkab Banjarnegara: Dawet Ayu minuman terpopuler API 2020
Baca juga: Bupati Banjarnegara ajak UMKM terus berinovasi

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel