Bupati Banyuwangi Undang Pengusaha Hotel dan Restoran ke Festival Musik Jalanan, Ada Apa?

·Bacaan 1 menit
Ilustrasi lagu, musik. (Gambar oleh PublicDomainArchive dari Pixabay)

Liputan6.com, Surabaya- Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani mengundang pengusaha hotel dan restoran datang ke Festival Musik Jalanan. Festival yang digelar hybrid (luring dan daring) ini menjadi ruang bagi musisi jalanan di Banyuwangi untuk terus berkarya.

Festival Musik Jalanan diikuti 10 grup musik jalanan Banyuwangi. Mereka tampil di Gesah Kafe, Desa Olehsari, Kecamatan Glagah, Banyuwangi, Sabtu (27/3/2021).

Menurut Bupati Banyuwangi, kegiatan ini menjadi upaya pemkab untuk menggelar atraksi dan pertunjukan seni dengan tetap menerapkan protokol kesehatan. Ia juga merasa bangga dengan para pemusik maupun penyelenggara yang punya kreativitas luar biasa.

"Pandemi ini memang membuat gerak para seniman terbatas, namun karya tidaklah terbatas," ujarnya, seperti yang dikutip dari Antara, Minggu (28/3/2021).

Kegiatan ini juga bukan sekadar peristiwa pariwisata, melainkan juga membuka akses untuk musisi jalanan.

"Pengusaha hotel dan restoran yang hadir bisa tergerak untuk memberikan ruang dan kesempatan bagi musisi jalanan untuk tampil di hotel dan restoran," ucap Bupati Banyuwangi.

Para musisi jalanan yang tampil dalam festival membawakan lagu berbahasa daerah, Indonesia, dan Inggris. Genre yang dihadirkan dalam Festival Musisi Jalanan Banyuwangi ini jugga beragam, mulai dari pop, jazz, dan keroncong.

Saksikan video pilihan berikut ini: