Bupati Deliserdang imbau masyarakat tetap terapkan prokes

Bupati Deliserdang Ashari Tambunan mengimbau masyarakat tetap menerapkan protokol kesehatan (prokes) dengan ketat selama liburan Idul Fitri meski kasus COVID-19 dewasa ini mulai melandai.

"Selama dua tahun kita mengalami masa yang sulit karena pandemi COVID-19, dan alhamdulillah berkat upaya dan kerja keras bersama, juga dengan kesadaran masyarakat yang tinggi pada hari ini pandemi berangsur atau sudah lebih baik," katanya di Lubuk Pakam, Kabupaten Deliserdang, Sumatera Utara, Selasa.

Meski kasus penularan virus itu melandai, katanya, semua kegiatan warga harus tetap mengedepankan protokol kesehatan, sehingga kondisi dapat kembali normal seperti sebelumnya.

"Mudah-mudahan dengan kondisi pada saat ini kita dapat kembali berkegiatan dengan normal dan berharap pandemi ini berakhir," katanya.

Baca juga: Komnas UNESCO: Maknai Idul Fitri tingkatkan kesadaran patuh prokes

Ia mengharapkan setelah Idul Fitri, di mana masyarakat melaksanakan silaturahim, baik dengan orang tua maupun kerabat lainnya, pandemi tetap terkendali sehingga berbagai kegiatan bisa kembali dilaksanakan warga sebagaimana sebelum pandemi.

“Kita bersyukur dan berharap kondisi yang sekarang ini terus membaik, sebagaimana yang kita inginkan," kata dia.

Ia mengatakan pandemi COVID-19 sebagai kenyataaan dan mengganggu kehidupan selama dua tahun terakhir.

Untuk itu, kata dia, salah satu cara untuk mengatasi penularan COVID-19, warga menerapkan protokol kesehatan.

“Hal ini berdasarkan pengalaman, mari kita teruskan sampai benar-benar nantinya virus ini mampu terkendali sehingga tidak lagi kembali membebani masyarakat," katanya.

Baca juga: Wali Kota Makassar imbau rayakan Lebaran tetap patuhi prokes
Baca juga: Selama libur lebaran objek wisata di Paser buka dengan prokes ketat
Baca juga: Gubernur Kalteng ingatkan warga patuhi prokes saat Lebaran

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel