Bupati Gianyar apresiasi pembangunan pasar Ubud dikerjakan 24 jam

Bupati Gianyar, Bali, Made Mahayastra saat meninjau Pasar Tematik Ubud mengapresiasi pembangunan proyek pasar yang digarap selama 24 jam secara simultan tanpa henti.

"Saya sangat senang, realisasi proyek sudah 12 persen, ada kemajuan sekitar 0,3 persen," ujar Bupati Mahayastra. Progres proyek berjalan lancar, proyek juga tidak ada hambatan dan kualitas proyek sesuai perencanaan. Yang membanggakan adalah pekerja proyek bersedia bekerja simultan selama 24 jam, sehingga aktivitas proyek tidak ada yang berhenti sama sekali," ujar Bupati Gianyar, dalam siaran pers Diskominfo Gianyar yang dikutip di Gianyar, Balli, Rabu.

Peninjauan lapangan, Rabu (14/5) diikuti sejumlah pejabat pemkab Gianyar dan diterima rekanan yang mengerjakan proyek.

Bupati Mahayastra optimis proyek bisa rampung di akhir tahun 2022.

"Mudah-mudahan bisa rampung di akhir tahun 2022, sehingga tahun depan pedagang sudah kembali menempati Pasar Ubud," harapnya.

Bupati juga optimis Pasar Ubud yang dibangun sangat layak, aman, nyaman, bersih saat dikunjungi.

"Ini pasar juga untuk turis, masyarakat umum, sehingga semuanya harus tertata, rapi dan bersih," tambahnya.

Pembangunan Pasar Ubud juga tidak terlepas dari dukungan Puri Ubud, masyarakat Ubud, seluruh masyarakat Gianyar dan kinerja OPD yang terus mengawal proyek bisa berjalan dengan baik. Kedepannya juga diharapkan dengan beroperasinya Pasar Ubud, bisa memulihkan perekonomian seiring dengan bangkitnya pariwisata.

Pembangunan Pasar Ubud sempat terhenti karena pemenang tender saat itu tidak memenuhi Sistem Manajemen Keselamatan Konstruksi (SMKK). Tidak terpenuhinya SMKK dikhawatirkan tidak terpenuhinya kualitas, mutu, dan biaya.

Pemkab telah melakukan pemutusan kontrak kerja per tanggal 19 Juli 2022 terhadap rekanan tersebut. Kini pembangunan Pasar Tematik Ubud telah dilanjutkan mulai lagi mulai 29 Juli 2022 oleh PT Bianglala Bali melalui penunjukan langsung sesuai peraturan yang berlaku.

PT Bianglala Bali mengerjakan proyek tersebut dengan nilai negosiasi yang disepakati sebesar Rp92,5 miliar.

Baca juga: Bupati Gianyar minta masyarakat beli hasil bumi lokal
Baca juga: Gubernur Bali saksikan penyerahan Pasar Sukawati ke Pemkab Gianyar
Baca juga: Revitalisasi pasar tradisional Ubud dianggarkan Rp99 miliar