Bupati Ini Serahkan Gajinya untuk Satgas Corona Covid-19

Liputan6.com, Jakarta Bupati Kabupaten Natuna Abdul Hamid Rizal tak memandang remeh wabah Corona atau Covid-19 yang melanda wilayah. Daerahnya bahkan membentuk Satgas Covid-19 guna menanggulangi bencana biologis tersebut.

Tak tanggung-tanggung, Abdul Hamid bahkan menggelontorkan seluruh gajinya guna mendukung kerja Satgas Corona Covid-19 di daerahnya. "Memerintahkan seluruh jajaran di Kabupaten Natuna untuk membantu kinerja Satgas Covid-19 Kabupaten Natuna semaksimal mungkin agar Natuna bersih dari Corona dengan berbagai upaya," kata Abdul Hamid melalui keterangan tertulisnya, Kamis (26/3/2020).

Dana tersebut, kata dia, dipergunakan sebagai intensif dan bantuan kebutuhan pokok bagi tenaga kesehatan yang terlibat dalam penanganan wabah ini. "Teknis alokasinya diserahkan sepenuhnya kepada Kepala Satgas Covid-19 Kabupaten Natuna," ungkapnya.

Di samping itu, pihaknya juga telah menyediakan anggaran Rp 15 miliar yang dialokasikan sebesar-besarnya untuk kegiatan pencegahan dan penanganan Covid-19.

Bupati juga meminta agar siapa pun yang memasuki Kabupaten Natuna baik melalui laut maupun udara, untuk diperiksa kesehatannya dan melalui sanitasi oleh petugas tanpa kecuali. Dan melakukan karantina mandiri selama 14 hari untuk mengantisipasi adanya Covid-19 yang terbawa dari luar Natuna.

"Kepada masyarakat luas, diharapkan kesadarannya untuk menjaga kebersihan pribadi dan lingkungan, mencuci tangan sesering mungkin menggunakan sabun, menjaga jarak aman, tidak berkerumun dan memakai masker bagi yang menderita batuk, pilek atau sedang tidak enak badan," imbaunya.

 

 

**Ayo berdonasi untuk perlengkapan medis tenaga kesehatan melawan Virus Corona COVID-19 dengan klik tautan ini.

Diuntungkan Letak Geografis

Menurut dia, kebijakan untuk bekerja dari rumah bagi ASN, belajar di rumah bagi para pelajar, membatasi diri untuk tidak bepergian jika tidak sangat penting, meniadakan acara-acara yang sifatnya mengumpulkan massa dan berkoordinasi dengan unsur pimpinan lainnya di Natuna adalah juga bentuk upaya pencegahan yang diharapkan bisa efektif.

"Natuna diuntungkan dengan adanya posisi geografisnya yang terpisah jauh dengan wilayah Indonesia lainnya, sehingga mestinya tidak sulit melakukan kontrol terhadap lalulintas manusia dan barang yang dicurigai akan membawa virus corona masuk ke Natuna, namun hal ini hanya bisa dilakukan dengan baik jika seluruh unsur pemerintah dan masyarakat memiliki kesadaran yang baik," ia menandaskan.