Bupati Kediri paparkan potensi wisata kepada Menparekraf

·Bacaan 2 menit

Bupati Kediri, Jawa Timur, Handindhito Himawan Pramana memaparkan potensi daerah, termasuk pariwisata kepada Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno dalam webinar "Sinergi Mas Menteri dan Mas Bup" yang digelar secara daring, Rabu malam.

Bupati mengemukakan ada banyak potensi daerah di Kabupaten Kediri seperti wisata alam di kawasan Gunung Kelud (1.731 meter di atas permukaan laut), Air Terjun Dolo/ Irenggolo, dan Wanawisata Sumberpodang.

"Wisata budaya ada di Pamuksan Sri Aji Joyoboyo, Candi Tegowangi, Candi Surowono. dan Wisata buatan di Simpang Lima Gumul (SLG)," katanya dalam acara yang digelar daring itu.

Selain itu, wisata minat khusus ada di Kampung Inggris Pare, Rollas Agrowisata Sepawon, Kampung Labu Madu Toyoresmi, dan Kampung Koi Pranggang.

Baca juga: Kediri kembangkan wisata "off road" di kaki Gunung Kelud

Selanjutnya terdapat wisata utama kesenian, yakni wayang mistis Mbah Gandrung, jaranan/ barongan, dan wayang krucil. Untuk kuliner ada pecel tumpang dan tahu takwa, soto branggahan, satai, dan krengsengan bekicot. Sementara lokasi pilihan wisata ada di Desa Wisata Jambu, Desa Wisata Joho, dan Desa Wisata Keling.

Ia mengungkapkan strategi kunci pengembangan pariwisata Kabupaten Kediri, antara lain dengan attraction sebagai daya tarik utama sebuah destinasi wisata. Lalu accessibility, beragam hal berkaitan dengan akses wisatawan ke sebuah destinasi wisata dan amenity, yakni sebagai fasilitas pendukung sebuah destinasi wisata.

Sementara itu, terkait dengan pendapatan daerah, sektor pariwisata menyumbang cukup banyak. Pada 2016 PAD yang masuk mencapai Rp4,5 miliar, tahun 2017 naik menjadi Rp5,5 miliar. Pada 2018 menyumbang Rp5,3 miliar, tahun 2019 menyumbang R4,9 miliar, dan tahun 2020 Rp1,1 miliar.

Ia optimistis pariwisata di Kabupaten Kediri bisa berkembang, terlebih lagi dengan adanya pembangunan bandar udara di Kabupaten Kediri. Pembangunan bandara itu telah dimulai pada April 2020 dan diharapkan tahun 2023 bisa beroperasi.

Menteri Sandiaga Uno mengapresiasi potensi pariwisata di Kabupaten Kediri yang cukup besar. Ia mengakui saat ini masih pandemi COVID-19, namun seiring dengan digalakkannya program vaksinasi massal diharapkan bisa membawa dampak yang positif bagi pariwisata daerah.

"Kita tentunya terus memberlakukan (PPKM) untuk menanggulangi COVID-19 dengan disertai vaksinasi yang meningkat sehingga level PPKM semakin diturunkan. semua ingin mengakhiri PPKM ini," kata dia.

Baca juga: Menparekraf sampaikan 2 pesan penting dalam Global Tourism Forum 2021

Ia titip pesan agar memanfaatkan aplikasi PeduliLindungi. Dengan penataan ulang dan strategi peninjauan kembali, mudah-mudahan tingkat kunjungan bisa meningkat. Ia berharap ke depan bisa berkunjung lagi ke Kabupaten Kediri.

"Bagitu bandar udara mulai beroperasi, lebih dari 35 juta masyarakat sekitar Kediri bisa menikmati akses dan meningkatkan perekonomian," kata Sandiaga.

Ia sempat dialog dengan sejumlah Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) Kabupaten Kediri dan mengapresiasi langkah mereka untuk terus mengembangkan potensi daerah.

Dalam dialog yang digelar secara daring itu, hadir Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Uno dan jajarannya, Bupati Kediri Handindhito Himawan Pramana dan jajarannya, Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) Kabupaten Kediri, dan sejumlah pembicara lainnya. Acara digelar dengan siaran langsung.

Baca juga: Sandiaga harap Global Tourism Forum bangkitkan sektor MICE Indonesia

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel