Bupati Masuk Ruang Ujian, Pengawas Keberatan  

TEMPO.CO, Karanganyar - Sebanyak 7.762 siswa sekolah menengah atas, sekolah menengah kejuruan, dan madrasah aliyah di Karanganyar hari ini, Senin, 15 April 2013 mengikuti ujian nasional.

Bupati Karanganyar, Rina Iriani, memantau pelaksanaan ujian di berbagai sekolah seperti SMA 1 Karanganyar, SMA 2 Karanganyar, dan SMK 2 Karanganyar. Di SMK 2 Karanganyar, Rina sempat masuk ke ruang ujian selama sekitar 5 menit. Padahal, saat itu seluruh peserta ujian sudah berada di ruang kelas.

Beberapa guru dan pengawas ujian yang ikut memantau ujian berbisik-bisik bahwa tindakan Bupati Rina masuk ke ruang kelas saat ujian tidak bisa dibenarkan. Sebab, yang berhak masuk ruang ujian hanya peserta dan pengawas ujian.

Kepala Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informatika Karanganyar Nunung Susanto beralasan Rina masuk ruangan sekadar untuk menyemangati dan memberi motivasi ke peserta ujian. "Lagipula, ujian belum mulai," katanya.

Pembelaan juga datang dari Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Karanganyar Sri Suranto. Dia mengatakan saat Rina masuk ruang kelas, ujian belum dimulai. "Ujian dimulai pukul 07.30. Masih ada waktu sekitar 10 menit," ujarnya sambil mengecek arlojinya. Dia mengatakan saat Rina masuk ruang ujian, siswa baru mengisi nama dan nomor ujian.

Di ruang kelas, Bupati berpesan agar siswa percaya diri saat mengerjakan soal ujian. Rina mengaku khawatir dengan proses ujian karena lembar jawaban menyatu dengan soal. "Harus sangat berhati-hati saat memisahkannya," ucapnya.

UKKY PRIMARTANTYO

Topik terhangat:

Sprindik KPK | Partai Demokrat | Serangan Penjara Sleman | Harta Djoko Susilo | Nasib Anas

Berita lainnya:

Mega: Saya Memang Sudah Sepuh, tapi.... 

Venna Melinda Blak-blakan Soal Perceraiannya 

Dikuntit Intel, Anas Urbaningrum Punya Cerita 

Ghozali, Pilot Senior Lion Air yang Jatuh di Bali

@SBYudhoyono 'Digoda' Bintang Porno

Memuat...
PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.