Bupati Mimika minta atlet PON Papua bertanding sportif

·Bacaan 1 menit

Bupati Mimika Eltinus Omaleng meminta para atlet yang berlaga pada Pekan Olahraga Nasional (PON) Papua bertanding secara sportif.

"Main, menang biasa, kalah hal biasa," kata Eltinus, saat membuka pertandingan biliar PON Papua, di GOR Biliar SP 5 Mimika, Minggu.

Pembukaan pertandingan biliar itu, sekaligus peresmian GOR Biliar SP 5 Mimika yang menjadi salah satu arena pertandingan PON Papua.

Baca juga: Tarian Aku Papua semarakkan pembukaan biliar PON Papua

Eltinus mengatakan kekalahan merupakan hal biasa yang hendaknya diterima dengan lapang dada, sedangkan kemenangan juga tidak disikapi berlebihan.

"Menang kalah bersyukur, tertawa saja," katanya.

Yang terpenting, Eltinus mengharapkan PON bisa berdampak positif terhadap seluruh aspek kehidupan di Papua, khususnya Mimika.

"Masyarakat senang, ekonomi sukses, semua sukses," katanya.

Sementara itu, Ketua Panitia Pelaksana Biliar PON XX Papua Dr. Ferdinand Risamasu menyebutkan pertandingan biliar berlangsung mulai 3-14 Oktober 2021.

Baca juga: Biliar Sumut andalkan Marlando dan Jaka raih emas PON Papua

Pertandingan biliar PON Papua diikuti 126 atlet, terbagi atas 18 atlet dari Papua, dan selebihnya dari provinsi lain.

Ferdinand bersyukur karena Mimika memiliki gedung khusus untuk pertandingan biliar yang diharapkan bisa membangkitkan prestasi biliar di masa yang akan datang.

PON Papua berlangsung pada 2-15 Oktober 2021 dengan mempertandingkan 37 cabang olahraga yang dibagi pelaksanaannya di empat daerah, yakni Kota Jayapura, Kabupaten Jayapura, Mimika, Merauke.

Meski baru dibuka pada 2 Oktober kemarin, ada beberapa cabang olahraga yang sudah memulai jalannya kompetisi dan perebutan medali.

Baca juga: Atlet biliar Sumut diminta tidak terbebani target di PON Papua
Baca juga: Tim Biliar Jabar targetkan tiga emas dari PON Papua

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel