Bupati minta suporter tetap pakai masker di Stadion Si Jalak Harupat

Bupati Bandung Dadang Supriatna meminta penonton atau suporter tim nasional (timnas) Indonesia yang akan hadir menyaksikan laga persahabatan melawan Bangladesh di Stadion Si Jalak Harupat (SJH) agar tetap memakai masker.

"Saya minta untuk tetap tertib, meski saat ini kita sudah bebas tidak pakai masker, minimal pakai masker tetap," kata Dadang di Stadion Si Jalak Harupat, Kabupaten Bandung, Jawa Barat, Selasa.

Timnas Indonesia bakal menghadapi Bangladesh pada laga persahabatan FIFA yang akan berlangsung di Stadion Si Jalak Harupat, Kabupaten Bandung, Jawa Barat, Rabu (1/6) pukul 20.30 WIB.

Selain soal masker dan protokol kesehatan, Dadang juga meminta para suporter juga turut menjaga keamanan dan ketertiban. Karena laga tersebut merupakan momen awal pertandingan yang bisa kembali dihadiri oleh suporter setelah dua tahun dilarang karena pandemi COVID-19.

"Apalagi ini sifatnya internasional dengan Bangladesh. Perlihatkanlah suporter ini secara sportif, jangan arogan," katanya.

Baca juga: Polisi siapkan skema pengamanan laga timnas di Stadion Jalak Harupat

Dia pun mengaku bakal menonton secara langsung untuk mendukung Timnas Indonesia bertanding melawan Bangladesh.

Sementara itu, Kapolresta Bandung Kombes Pol Kusworo Wibowo menyebut akan ada 670 personel gabungan yang akan mengamankan laga persahabatan tersebut.

Dia juga meminta agar suporter sebaiknya tetap menerapkan protokol kesehatan. Pasalnya di laga sepakbola perdana yang bisa dihadiri penonton itu, pihaknya tetap menerapkan aturan PPKM Level 2.

"Walaupun pertandingan pukul 20.30 WIB, tapi pintu sudah kami buka sejak 18.00 WIB, itu menghindari kerumunan massa yang datang ke stadion," kata Kusworo.

Baca juga: Shin: Timnas Indonesia siap hadapi Bangladesh tapi Egy absen
Baca juga: Klok: Laga kontra Bangladesh penting meski fokus lolos Piala Asia
Baca juga: Shin apresiasi kehadiran penonton saksikan latihan timnas Indonesia

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel