Bupati Pandeglang: tol Serang-Panimbang jadi daya pikat investor

·Bacaan 2 menit

Bupati Pandeglang Irna Narulita mengatakan keberadaan jalan tol Serang-Panimbang akan mendorong kemajuan daerahnya karena kemudahan aksesibilitas akan menarik lebih banyak investor.

"Mereka (investor) tidak mau ke Pandeglang karena tidak ada akses jalan tol sedangkan Pandeglang butuh investasi untuk kemandirian fiskal," katanya.

Karenanya, pembangunan tol Serang-Panimbang seksi 3 yang diperkirakan menelan biaya sekitar Rp4,5 triliun ini diharapkan berjalan lancar, katanya dalam rapat koordinasi bersama Kepala Balai Pelaksana Jalan Nasional (BPJN) Banten Wida Nurfaida.

Rapat yang berlangsung di Pandeglang, Kamis, itu juga dihadiri para kontraktor dan anggota Komisi III DPR RI, Achmad Dimyati Natakusumah.

Irna berharap tidak ada oknum yang menghambat pelaksanaan proses pembangunan tol ini karena kemudahan aksesibilitas merupakan kepentingan seluruh warga masyarakat daerah ini.

"Jangan sampai ada yang mengganggu karena dampaknya untuk Banten Selatan. Tidak ada aksesibilitas, tidak ada swasta masuk. Saat ini cuma ada 45 investor," ujarnya.

Sementara itu, anggota Komisi III DPR-RI, Achmad Dimyati Natakusumah, mengatakan pihaknya akan berkoordinasi dengan Kementerian PUPR untuk membantu mempercepat proses pembangunan tol Serang-Panimbang seksi 3 ini.

"Jalan tol sangat diharapkan untuk kemajuan ekonomi. Pembangunan harus selesai. Kualitas harus bagus. Saya harap pembangunannya berjalan lancar sesuai harapan, dan tidak ada oknum yang mengganggu," katanya.

Pembangunan tol Serang-Panimbang seksi 3 yang dikerjakan PT Sino, PT Adikarya, dan PT Wijaya Karya itu ditargetkan dimulai pada Agustus 2021 dan selesai dalam dua tahun setelah penerbitan Surat Perintah Mulai Kerja (SPMK).

Anggaran sebesar Rp4,5 triliun yang diperlukan bagi proyek pembangunan tol sepanjang 33 km dari Cileles ke Panimbang itu berasal dari pinjaman luar negeri.

Pengerjaan tol Serang-Panimbang sepanjang 83,67 km ini dibagi dalam tiga seksi. Seksi 1 sepanjang 26,5 km menghubungkan Serang-Rangkasbitung sedangkan Seksi 2 sepanjang 24,1 km menghubungkan Rangkasbitung- Cileles, dan seksi 3 sepanjang 33 km menghubungkan Cileles-Panimbang.

Tol ini dilengkapi dengan tujuh interkoneksi simpang susun, yakni simpang susun Petir, Cikeusal, Rangkasbitung, Cikulur, Bojong, Cileles, dan Pagelaran.

Baca juga: Menko Luhut kerahkan tim khusus pantau progres pembangunan 3 jalan tol
Baca juga: Pembangunan Stadion Banten lebih cepat dari target

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel