Bupati: Pasaman Barat Kaya Potensi Alam

Simpang Ampek, Sumbar (ANTARA) - Bupati Pasaman Barat, Sumatera Barat, H Baharuddin menyatakan, saat ini daerah itu diminati investor karena memiliki potensi sumber daya alam yang melimpah, baik pertambangan, pertanian, perkebunan maupun kelautan.

Bupati Pasaman Barat saat pembukaan Rapat Koordinasi Teknis Perhubungan Tingkat Sumbar di aula kantor Bupati Simpang Ampek, Senin, mengatakan, para investor berpacu untuk menanamkan modalnya di daerah paling utara Sumbar ini.

"Ibarat anak gadis yang sedang bersolek. Pasaman Barat diincar banyak investor yang akan menanamkan investasi. Semua investor saat ini berpacu untuk mendapatkan Pasbar," katanya.

Salah satu potensi yang dimiliki Pasaman Barat selain pertanian dan perkebunan adalah sektor pertambangan. Saat ini sejumlah investor tambang bijih besi sedang berusaha menanamkan modalnya untuk menggarap bijih besi.

"Menurut data potensi tambang bijih besi yang ada di Pasaman Barat kualitasnya terbaik se-Indonesia. Namun, dengan keterbatasan yang ada, kita akan terus berbenah disegala bidang dan membangun Pasaman Barat," katanya.

Berdasarkan data pada Dinas Pertambangan dan Energi (Distamben) Pasaman Barat, potensi tambang yang ada, yakni tambang emas di Tombang Nagari Sinuruik Kecamatan Talamau, Tamiang Tangah Nagari Batahan Kecamatan Ranah Batahan dan Batang Kenaikan Kecamatan Gunung Tuleh. Tambang jenis mangaan juga banyak ditemui di Pasaman Barat, yakni di Tamiang Tangah Nagari Batahan Kecamatan Ranah Batahan dan Muaro Kiawai Kecamatan Gunung Tuleh.

Selain itu, tambang dunit juga ditemukan di Pinagar Aua Kuniang Kecamatan Pasaman, Tembaga di Tamiang Tangah Nagari Batahan Kecamatan Ranah Batahan, Batu Campiang di Muaro Kiawai, Batubara di Lubuk Gobing Kecamatan Ranah Batahan dan tambang jenis bijih besi di Air Bangis.

Semua potensi tersebut, hingga saat ini belum bisa digarap karena masih terkendala status kawasan yang masuk kawasan hutan lindung, meskipun izin usaha pertambangan telah diperoleh sebagian perusahaan. Sedangkan untuk izin tambang rakyat (ITR) Dinas Pertambangan dan Energi telah mengeluarkan enam izin untuk penambangan mangan di Nagari Batahan Kecamatan Ranah Batahan.

Perusahaaan yang telah memperoleh izin produksi pengolahan usaha tambang bijih besi di Aia Bangih Kecamatan Sungai Beremas, yakni PT Trinusa Eka Tambang, PT Gamindra Putra Kusuma dan PT Sumatera Ina Menerindo.

Ketiga perusahaan itu telah memperoleh izin produksi dan tinggal menunggu pengerjannya. "Mudah-mudahan dalam tahun ini tambang bijih besi itu bisa berproduksi sehingga bisa memberikan manfaat bagi Pasaman Barat dan masyarakat sekitar Aia Bangih," katanya.

Izin produksi bagi ketiga perusahaan itu memiliki luas area yang berbeda-beda. Untuk PT Trinusa Eka Tambang memiliki izin produksi seluas 200 hektar, PT Gamindra Putra Kesuma seluas 163,3 hektar dan PT Sumatera Ina Menerindo seluas 1.632 hektar.

"Diharapkan jika nanti telah berproduksi bisa menambah lapangan kerja bagi masyarakat dan menambah kesejahteraan masyarakat Pasaman Barat secara umum," katanya.

Memuat...
PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.