Bupati Pekalongan pastikan pekerja pabrik divaksinasi COVID

·Bacaan 1 menit

Bupati Pekalongan, Jawa Tengah, Fadia Arafiq mengecek pelaksanaan vaksinasi COVID-19 ke PT Pismatex Buaran untuk memastikan seluruh pekerja pabrik di wilayahnya mendapat vaksin penyakit tersebut.

"Kami bersama TNI/Polri akan mendukung penuh kegiatan vaksinasi secara masif kepada para karyawan pabrik sebagai mencegah penularan COVID-19 yang saat ini cukup tinggi," katanya di Pekalongan, Jawa Tengah, Senin.

Menurut dia, kegiatan vaksinasi kepada karyawan pabrik pada Senin tersebut bertujuan agar perekonomian di daerah terus berjalan meski dalam masa penerapan PPKM darurat.

"Meski di tengah masa pandemi, saya minta pekerja bisa tetap bekerja dan ekonomi masih tetap bisa jalan karena mereka bekerja sebagai tulang punggung keluarga. Oleh karena itu, para pekerja harus benar-benar diperhatikan," katanya.

Fadia mengatakan para karyawan pabrik yang belum pernah terkena COVID-19 maupun yang sudah dinyatakan sembuh tidak berbohong kepada petugas kesehatan supaya vaksinasi bisa berjalan dengan lancar.

"Demi kelancaran kegiatan vaksinasi ini, saya berharap para karyawan jujur kepada petugas kesehatan. Itu semua untuk kebaikan kita bersama," katanya.

Adapun untuk kegiatan vaksinasi kepada masyarakat, kata dia, pemkab telah mendistribusikan vaksin ke puskesmas-puskesmas.

"Jadi, kami mengajak masyarakat jangan ragu untuk melakukan vaksinasi COVID-19. Vaksinasi ini selain untuk menjaga kesehatan diri sendiri juga orang lain," katanya.

Ia menambahkan kepada masyarakat agar tetap menerapkan protokol kesehatan secara ketat dan menjaga kesehatan tubuh supaya agar bisa terhindar dari penularan COVID-19.

Baca juga: PPKM Darurat berlaku, 120 RT di Pekalongan diberlakukan "lockdown"
Baca juga: Tekan pengangguran, Pemkot Pekalongan gelar bursa kerja daring
Baca juga: KKP: Pembangunan Pelabuhan Perikanan Pekalongan tanggulangi banjir rob

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel