Bupati: Sektor pariwisata Sleman siap laksanakan protokol normal baru

Kelik Dewanto

Bupati Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta, Sri Purnomo menyatakan bahwa sektor pariwisata di wilayah setempat saat ini sudah siap memasuki era normal baru dan melaksanakan protokol kesehatan untuk mencegah penyebaran COVID-19.

"Hari ini kami melakukan peninjauan persiapan kesiapan penerapan prosedur normal baru di sektor industri pariwisata, baik ini objek wisata maupun sarana lain seperti hotel," kata Sri Purnomo di Taman Tebing Breksi Prambanan, DIY, Jumat.

Baca juga: Saat normal baru pariwisata, Sleman Tempel Run akan diadakan di Breksi

Menurut dia, setelah dilakukan peninjauan di salah satu hotel di Sleman dan objek wisata Taman Tebing Breksi, dipastikan kedua tempat tersebut sudah mempersiapkan segala sesuatunya sesuai dengan standar protokol COVID-19.

"Dengan protokol yang telah diterapkan Taman Tebing Breksi sudah siap menerima kunjungan wisatawan kapan pun. Ditambah pengunjung yang menerapkan protokol kesehatan," katanya.

Ia mengatakan, di Taman Tebing Breksi pihak pengelola juga telah memasang kurang lebih 40 tempat cuci tangan yang tersebar di beberapa titik.

"Kami minta pengelola agar konsisten untuk menjaga jarak dan mencegah adanya kerumunan orang," katanya.

Selain itu, Bupati juga meminta agar pengelola membuat SOP di titik tertentu agar wisatawan selalu bergerak dan tidak terjadi penumpukan.

"Objek wisata ini juga ditunjang dengan wilayah yang luas, sehingga jaga jarak lebih memungkinkan. Di tambah wilayah ini merupakan perbukitan dengan suhu yang cukup panas, sehingga diharapkan virus tidak bisa berkembang di sini," katanya.

Bupati Sleman Sri Purnomo mencoba tempat cuci tangan di objek wisata Taman Tebing Breksi Prambanan, DIY, Jumat (12/6/2020) saat melakukan peninjauan kesiapan objek wisata pada era normal baru. ANTARA/HO-Humas Pemkab Sleman

Ia mengatakan, Pemkab Sleman juga akan menerjunkan personel pemantauan di setiap tempat wisata dengan tanpa diketahui oleh pengelola objek wisata.

"Ya seperti intelijen. Gunanya untuk memantau dan mengingatkan wisatawan untuk selalu menjaga jarak. Ini upaya kami untuk memberikan keamanan dan kenyamanan wisatawan yang berkunjung, jangan ragu datang ke Kabupaten Sleman," katanya.

Sri Purnomo mengatakan sektor pariwisata di Kabupaten Sleman akan dibuka secara bertahap.

"Minggu depan kami akan tinjau kesiapan wisata di kawasan lereng Gunung Merapi," katanya.

Baca juga: Sleman siapkan Kaliurang dan Breksi untuk "New Normal Pariwisata"
Baca juga: Dinas Pariwisata Sleman ajukan bantuan sosial untuk pelaku wisata