Bupati Sumba Barat Daya Mengheningkan Cipta

Laporan Wartawan Pos Kupang, Alfons Nedabang

TRIBUNNEWS.COM, TAMBOLAKA - Bupati Sumba Barat Daya (SBD) dr Kornelius Kodi Mete, memimpin mengheningkan cipta mengenang arwah enam warga yang tewas dibunuh.

"Mari kita menundukkan kepala mengheningkan cipta, bagi arwah enam warga yang tewas," ujar Kodi Mete saat berada di TKP, Rabu (6/3/2013).

Kodi Mete berharap, kasus ini jangan berkembang dan tidak terus berlanjut. Kepada keluaga, ia berpesan agar kesedihan dan duka yang dialami jangan berlarut.

"Keluarga korban yang hidup, agar memberikan kesempatan kepada polisi untuk melakukan langkah penanganan. Saya percaya pihak polisi menemukan jalan terbaik dan benar," imbuhnya.

Kodi Mete juga meminta para saksi memberikan keterangan jujur, mengenai apa yang diketahui, sehingga proses mencari pelaku secepatnya dilakukan. Jika sudah ditemukan, maka harus ada pengampunan total.

"Peristiwa ini bukan perang tapi penyerangan. Kami minta polisi kumpulkan data-data. Diharapkan dukungan positif untuk mencari keadilan yang seadil-adilnya," tutur Kodi Mete.

Ditemui saat hendak meninggalkan TKP, Kodi Mete mengatakan, masalah ini tidak terjadi jika pemerintah desa bekerja optimal.

"Mestinya ketika ada masalah, harus ada yang saling menasihati. Karena tidak ada yang menasihati, orang kumpul-kumpul dan emosi, lantas bisa membunuh. Pemerintah desa yang paling dekat dengan masyarakat, belum optimal bekerja," papar Kodi Mete. (*)

Memuat...
PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.