Bupati Tangerang larang warga gelar takbir keliling

Bupati Tangerang Ahmed Zaki Iskandar melarang warga di daerah itu menggelar takbir keliling pada malam perayaan Idul Fitri 1443 Hijriah untuk mengurangi potensi penularan COVID-19.

"Imbauan dari kami untuk tidak ada takbir keliling saat malam takbiran nanti. Lebih baik tadarus di mushalla masing-masing dan berkumpul bersama keluarga di rumah," kata dia di Tangerang, Rabu.

Ia meminta masyarakat melakukan takbir di masjid, mushalla, dan rumah masing-masing.

Ia mengatakan takbir keliling dapat memicu kerumunan massa yang berpotensi penularan COVID-19..

"Walaupun telah banyak pelonggaran-pelonggaran, tetapi seperti pemakaian masker, mencuci tangan dan menjaga jarak kita harus lakukan," katanya.

Baca juga: Gubernur Kepri larang warga takbir keliling

Pihaknya mengingatkan masyarakat melaksanakan kegiatan-kegiatan yang positif selama masa perayaan Lebaran.

"Lebih baik manfaatkan waktu Idul Fitri bersama keluarga di rumah. Jangan sampai melakukan kegiatan seperti konvoi, motor-motoran, apalagi tawuran," ujarnya.

Ia juga meminta masyarakat setempat tetap disiplin menerapkan protokol kesehatan COVID-19 serta mematuhi aturan perjalanan mudik yang ditetapkan pemerintah sehingga dapat menjalankan Lebaran dengan aman dan nyaman.

"Saya mengimbau kepada masyarakat Kabupaten Tangerang untuk mari bersama-sama tetap menjaga protokol kesehatan dalam rangka menyambut perayaan hari raya Idul Fitri," kata dia.

Baca juga: Pemkab Kudus izinkan takbir keliling dengan peserta terbatas
Baca juga: MUI terbitkan panduan ibadah Ramadhan, bahas tarawih dan takbir

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel