Bupati Tapin serahkan bantuan uang saku kepada atlet jelang PON Papua

·Bacaan 2 menit

Bupati Tapin, Kalimantan Selatan, HM Arifin Arpan memberikan uang saku kepada 13 atlet yang akan berlaga pada Pekan Olahraga Nasional (PON) 2021 di Papua masing-masing Rp3,5 juta.

Menurut dia, pemberian uang saku tersebut merupakan bukti pemerintah daerah mendukung penuh upaya para pahlawan olahraga tersebut untuk mengharumkan nama daerah dalam berbagai cabang olahraga yang mereka ikuti.

"Semoga apa yang telah diberikan tersebut menjadi penyemangat, dan bisa sebagai bekal untuk para atlet dan pelatih yang berangkat mewakili Kalimantan Selatan ke PON 2021 di Papua," kata Arifin di Rantau, Senin.

Ia mengatakan jika ada yang menjadi juara, maka pemerintah akan memberikan bonus sepulangnya dari Papua. Namun yang terpenting, selain kemenangan, seluruh atlet diminta untuk selalu selalu menjaga kesehatan, mengingat saat ini masih dalam situasi pandemi COVID-19.

Baca juga: Gubernur Kalsel secara resmi lepas 111 atlet ke PON Papua
Baca juga: Gubernur pastikan kontingen atlet Kalsel siap berangkat ke PON Papua

Ia juga mengingatkan para atlet untuk bertanding secara adil, jujur dan selalu menjaga nama baik daerah selama di Papua.

"Cari kawan sebanyak mungkin, di sana pastinya terkumpul para atlet dari berbagai daerah di Indonesia. Selain bertanding, PON 2021 ini juga sebagai ajang silaturahmi," ujar Arifin.

Sementara itu, Ketua KONI Kabupaten Tapin Juanda mengatakan semua atlet yang berasal dari daerah tersebut diharapkan dapat meraih medali di PON Papua nanti.

"Mereka itu adalah para atlet yang terpilih di Kalimantan Selatan, tentunya harus optimistis untuk menang," pungkas Juanda.

Sebanyak 13 atlet dan empat pelatih asal Tapin akan mewakili Kalimantan Selatan pada PON XX di Papua. Mereka tergabung dalam cabang olahraga gulat, sambo, tinju, loncat indah, tenis lapangan, anggar dan esport.

Baca juga: Roxana pembawa asa emas Kalimantan Selatan dari gulat PON Papua
Baca juga: Saatnya Beatrichx persembahan emas untuk Kalsel di PON Papua

Baca juga: 14 cabang olahraga Kalsel lebih awal berangkat ke PON Papua

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel