Burhanuddin Minta Jaksa Tetap Netral Jelang Tahun Politik, Jika Tidak Disanksi Tegas

Merdeka.com - Merdeka.com - Jaksa Agung RI, Sanitiar Burhanuddin, memerintahkan para kepala kejaksaan tinggi dan kejaksaan negeri di daerah untuk melakukan pengawasan melekat ("waskat") guna menjaga netralitas jajaran pada tahun politik. Meski masih setahun lebih, dia ingin semua aparatur Korps Adhyaksa menaati aturan itu.

"Saya tegaskan kepada para pimpinan satuan kerja untuk melakukan pengawasan melekat guna memastikan netralitas jaksa hingga dapat memengaruhi pelaksanaan tugas dan fungsinya," kata Burhanuddin dalam Pengarahan Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Kejaksaan RI di Jakarta, Rabu (4/1).

Burhanuddin menjelaskan saat kini eskalasi politik mulai terasa meski Pemilu digelar 2024. Oleh karena itu, kejaksaan sebagai sentral pelaksanaan Pemilihan Umum 2024 dan sebagai bagian dari Sentra Penegakan Hukum Terpadu (Gakkumdu) Pemilu 2024 harus bekerja profesional dan menjaga netralitas.

Bagi jaksa yang kedepatan melanggar aturan-aturan tersebut, Burhanuddin berjanji memberikan sanksi tegas.

"Apabila ditemukan adanya indikasi perbuatan yang mengarah pada hal tersebut, maka saya pastikan akan dilakukan evaluasi kepada yang bersangkutan," ujar Burhanuddin.

Rapat Kerja Nasional Kejaksaan Republik Indonesia Tahun 2023 dihadiri Ketua Komisi Kejaksaan RI, Jaksa Agung Muda, Kepala Kejaksaan Tinggi, pejabat eselon II, III, dan IV di lingkungan Kejaksaan Agung, serta diikuti secara virtual Kepala Kejaksaan Negeri dan Kepala Cabang Kejaksaan Negeri se-Indonesia. Demikian dikutip dari Antara. [lia]