Bursa Australia berakhir naik, terkerek saham penambang dan energi

Risbiani Fardaniah
·Bacaan 1 menit

Saham-saham Australia bangkit kembali dari posisi terendah intraday menjadi ditutup lebih tinggi pada perdagangan Rabu, dengan saham penambang, energi dan pengecer memimpin kenaikan.

Pada penutupan pasar, indeks acuan S&P/ASX 200 bertambah 7,50 poin atau 0,11 persen menjadi 6.686,60 poin, sedangkan Indeks All Ordinaries naik 14,80 poin atau 0,21 persen menjadi 6.953,90 poin.

"ASX 200 tetap positif berkat keuntungan kuat dari saham energi, penambang dan pengecer," kata Analis Pasar CommSec, Steven Daghlian.

Baca juga: IHSG ditutup naik tajam, ditopang euforia mulainya vaksinasi massal

Di sektor keuangan, saham bank-bank besar meningkat dengan Commonwealth Bank naik 0,11 persen, National Australia Bank naik 0,09 persen, Westpac Bank naik 0,54 persen dan ANZ naik 0,46 persen.

Saham-saham pertambangan sebagian besar lebih tinggi, dengan BHP naik 0,48 persen, Fortescue Metals naik 0,16 persen dan penambang emas Newcrest naik 3,18 persen, namun Rio Tinto turun 0,55 persen.

Baca juga: Harga minyak naik dekati 57 dolar, terangkat ekspektasi pasokan ketat

Produsen-produsen minyak dan gas melonjak dengan Oil Search naik 6,22 persen, Santos naik 3,87 persen dan Woodside Petroleum naik 5,37 persen.

Supermarket terbesar Australia merosot dengan Coles turun 2,44 persen, dan Woolworths turun 1,48 persen.

Sementara saham raksasa telekomunikasi Telstra melonjak 2,66 persen, maskapai penerbangan nasional Qantas melemah 0,62 persen dan perusahaan biomedis CSL turun 0,74 persen.

Baca juga: Rupiah ditutup menguat, terangkat sentimen vaksinasi massal hari ini