Bursa Kerja Bantul 2021 sediakan 4.800 lowongan pekerjaan

·Bacaan 2 menit

Bursa kerja Tahun 2021 yang diselenggarakan Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, menyediakan sebanyak 4.800 lowongan pekerjaan dengan berbagai kualifikasi pendidikan bagi pencari kerja.

"Job fair ini melibatkan penyedia pekerjaan sebanyak 40 perusahaan baik dari DIY, Jawa Tengah, dan Jabodetabek dengan lowongan kerja 4.800, dan sampai Senin (12/7) pagi sudah ada sekitar 3.000 pelamar," kata Bupati Bantul Abdul Halim Muslih usai membuka Job Fair Bantul 2021 di Bantul, Senin.

Menurut dia, bursa kerja yang digelar sebagai upaya percepatan penyerapan tenaga kerja sebanyak-banyaknya ini dapat diakses melalui website www.jobfairbantul.com, sehingga masyarakat pencari kerja bisa mengakses di rumah tanpa harus datang ke kantor Disnakertrans Bantul.

"Masih ada waktu sampai Rabu (14/7) untuk mendaftar, dan lowongan ini meminta adanya kualifikasi S2, S2, SMK/SMA, SMP bahkan SD, dengan demikian dari lulusan manapun ada peluang untuk memperoleh pekerjaan yang tersebar di DIY, Jateng, dan Jabodetabek itu," katanya.

Baca juga: Kemnaker soroti ketidaksesuaian permintaan dan suplai di pasar kerja

Bupati mengatakan bahwa pandemi COVID-19 yang melanda sejak setahun lebih lalu sampai saat ini berdampak pada dunia ekonomi nasional termasuk di Bantul mengalami tren penurunan, sehingga diharapkan bursa kerja ini dapat membantu angkatan kerja mencari pekerjaan.

"Mudah-mudahan dengan adanya job fair Bantul ini bisa memberikan solusi-solusi atas kehilangan pekerjaan yang dialami saudara saudara kita yang membutuhkan pekerjaan atau angkatan kerja kita," katanya.

Apalagi, kata dia, diyakini karena pandemi COVID-19 ini terjadi pengurangan jumlah karyawan atau buruh di perusahaan maupun industri, sehingga perlu ada solusi baru dengan dicarikan pekerjaan pengganti, salah satunya melalui job fair Bantul 2021.

"Kita tahu beberapa waktu lalu beberapa perusahaan di Bantul merumahkan karyawannya, sehingga terjadi peningkatan pengangguran akibat pandemi COVID-19," katanya.

Baca juga: Gandeng 30 perusahaan, Pemkot Bandung buka 3.000 lowongan kerja

Dia mengatakan dengan berbagai upaya yang dilakukan pemerintah daerah bersama pelaku usaha maupun perusahaan, perluasan lapangan kerja secara berkelanjutan dan menciptakan lapangan kerja baru dapat direalisasikan.

"Upaya yang kami lakukan adalah menyampaikan ke perusahaan dan industri, yang akhirnya mereka membuka lowongan kerja untuk masyarakat Bantul, karena sumber daya manusia Bantul dinilai bagus, memiliki talenta dan komitmen untuk bekerja dengan baik," katanya.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel