Bursa Saham Asia Bervariasi Imbas Tekanan Wall Street

·Bacaan 3 menit

Liputan6.com, Singapura - Bursa saham Asia Pasifik bervariasi pada perdagangan saham Rabu pagi (26/5/2021) setelah reli wall street terhenti.

Indeks saham Jepang Nikkei melemah pada awal sesi perdagangan. Indeks saham Topix mendatar. Sementara itu, indeks saham Kospi Korea Selatan menguat 0,13 persen. Indeks saham Australia merosot 0,35 persen.

Indeks saham MSCI Asia Pasifik di luar Jepang sedikit berubah. Bank sentral Selandia Baru akan umumkan keputusan suku bunga acuan. Dilansir dari CNBC, Rabu (26/5/2021).

Di sisi lain, pasar saham di Asia antara lain Indonesia, Singapura dan Thailand libur pada Rabu pekan ini. Di wall street, indeks saham S&P 500 melemah 0,21 persen ke posisi 4.188,13. Indeks saham Dow Jones tergelincir 81,52 poin ke posisi 34.312,46. Indeks saham Nasdaq tergelincir ke posisi 13.657,17.

Indeks dolar AS diperdagangkan di kisaran 89,69 dari posisi 89,7. Yen Jepang diperdagangkan 108,76 per dolar AS.

Wall Street Melemah

(Foto: Ilustrasi wall street, Dok Unsplash/Sophie Backes)
(Foto: Ilustrasi wall street, Dok Unsplash/Sophie Backes)

Sebelumnya, bursa saham Amerika Serikat (AS) atau wall street melemah pada perdagangan saham Selasa, 24 Mei 2021 melemah. Hal Ini seiring pelaku pasar berusaha mencari arah terutama mengenai langkah the Federal Reserve atau bank sentral AS.

Pada penutupan perdagangan wall street, indeks saham S&P 500 melemah 0,2 persen ke posisi 4.188,13. Sektor saham energi menekan indeks saham S&P 500. Indeks saham Nasdaq berakhir mendatar ke posisi 13.657,17. Indeks saham Dow Jones merosot 81,52 poin atau 0,2 persen ke posisi 34.312,46.

Saham perusahaan teknologi raksasa Apple dan Netflix kompak berada di zona negatif. Saham Amazon tertekan setelah Jaksa Agung Karl Racine mengatakan, pihaknya menggugat raksasa e-commerce dengan alasan antitrust. Ia menuduh praktik Amazon telah menaikkan harga secara tidak adil bagi konsumen dan menekan inovasi. Namun, saham Amazon berbalik arah menguat 0,4 persen.

Saham maskapai dan jalur pelayanan cenderung menguat. Saham United Airlines melonjak 1,5 persen setelah maskapai menyebutkan imbal hasil tiket liburan domestik yang dibeli bulan ini melampaui posisi 2019 di tengah pembukaan kembali aktivitas. Saham Boeing naik 1,4 persen, saham Norwegian Cruise Line dan Royal Caribbean masing-masing naik lebih dari tiga persen.

“Pasar pada dasarnya dalam pola bertahan hingga acara besar berikutnya yang merupakan jadwal tapering the Federal Reserve (atau bukan jadwal tapering),” ujar Pendiri Sevens Report Tom Essaye dalam sebuah catatan.

Ia menambahkan, volatilitas tambahan akan terjadi sampai pasar memiliki kejelasan lebih lanjut tentang pengurangan stimulus the Federal Reserve dan prospek inflasi jangka panjang.

Di sisi lain, harga bitcoin yang melemah baru-baru ini juga telah memukul saham teknologi antara lain Tesla dan merusak sentimen investor secara keseluruhan menjadi stabil pada awal pekan ini. Harga kripto kembali mendekati USD 37.600 pada Selasa,25 Mei 2021 setelah turun di bawah USD 32.000 pada Minggu, 23 Mei 2021. Harga kripto kembali menguat seiring Elon Musk sedang diskusi dengan penambang bitcoin mengenai keberlanjutan.

Pemegang besar bitcoin, saham Tesla turun 0,3 persen. Saham Coinbase naik 7,6 persen seiring mendapat dorongan dari rekomendasi beli JPMorgan.

Pada awal pekan, rata-rata indeks saham acuan menguat yang didorong saham teknologi dan perusahaan yang mendapat keuntungan dari pembukaan kembali ekonomi. Hal ini seiring kasus COVID-19 yang turun ke level terendah sejak Juni.

“Senin didorong oleh pengurangan kecemasan karena inflasi. Bukti ketakutan inflasi mereda di pasar obligasi dan komoditas mulai mendorong pasar saham akhir pekan lalu dan berlanjut hingga hari ini,” ujar Chief Investment Strategist Leuthold Group, Jim Paulsen.

Ia menambahkan, sektor saham teknologi kembali menguat seiring imbal hasil dan kekhawatiran inflasi mereda. Setelah kenaikan pada awal pekan, indeks saham S&P 500 berada di zona hijau pada Mei. Indeks saham S&P 500 turun hanya 1 persen dari rekor yang dicapai awal bulan ini.

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel