Bursa Saham Asia Kompak Tertekan, IHSG Turun 0,55 Persen ke Posisi 5.979

·Bacaan 2 menit

Liputan6.com, Jakarta - Laju Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) betah di zona merah hingga penutupan perdagangan Rabu (14/7/2021). Namun, pelemahan IHSG menjadi terbatas dan investor asing cenderung melakukan aksi beli saham. Di sisi lain, bursa saham Asia kompak tertekan.

Pada penutupan perdagangan, IHSG melemah 0,55 persen ke posisi 5.979,21. Indeks LQ45 merosot 0,95 persen ke posisi 827,80. Sebagian besar indeks saham acuan tertekan.

Sebanyak 327 saham melemah menekan laju IHSG. 172 saham menguat dan 143 saham diam di tempat. Pada Rabu pekan ini, IHSG berada di level tertinggi 6.013,04 dan terendah 5.947. Total frekuensi perdagangan saham 1.129.433 kali dengan volume perdagangan 16,9 miliar. Transaksi harian Rp 9,7 triliun. Investor asing beli saham Rp 125,67 miliar. Posisi dolar Amerika Serikat terhadap rupiah di kisaran Rp 14.484.

Sebagian besar sektoral saham tertekan. Indeks sektoral saham IDXtechno naik 1,33 persen, dan pimpin penguatan. IDXhealth menanjak 0,89 persen, IDXTrans menguat 0,87 persen, dan IDXInfra naik 0,66 persen.

Sementara itu, indeks sektoral saham IDXIndustry turun 2,47 persen, dan pimpin penurunan. Diikuti IDXsiklikal melemah 1,05 persen, dan IDXFinance tergelincir 0,78 persen.

Top Gainers dan Losers

Pejalan kaki melintas dekat layar pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di kawasan Jakarta, Senin (13/1/2020). IHSG menguat 0,34 persen atau 21 poin ke level 6.296 pada penutupan perdagangan Senin (13/1) sore ini. (Liputan6.com/Angga Yuniar)
Pejalan kaki melintas dekat layar pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di kawasan Jakarta, Senin (13/1/2020). IHSG menguat 0,34 persen atau 21 poin ke level 6.296 pada penutupan perdagangan Senin (13/1) sore ini. (Liputan6.com/Angga Yuniar)

Saham-saham yang catat top gainers antara lain:

-Saham ACST naik 25 persen

-Saham ABMM naik 24,84 persen

-Saham LABA naik 24,67 persen

-Saham PYFA naik 24,62 persen

-Saham NICL naik 24,59 persen

Saham-saham yang masuk top losers antara lain:

-Saham IPAC turun 9,89 persen

-Saham SKBM turun 6,99 persen

-Saham INPS turun 6,98 persen

-Saham BSIM turun 6,97 persen

-Saham MSIN turun 6,92 persen

Aksi Investor Asing

Karyawan melihat layar Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Jumat (22/1/2021). Indeks acuan bursa nasional tersebut turun 96 poin atau 1,5 persen ke 6.317,864. (Liputan6.com/Johan Tallo)
Karyawan melihat layar Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Jumat (22/1/2021). Indeks acuan bursa nasional tersebut turun 96 poin atau 1,5 persen ke 6.317,864. (Liputan6.com/Johan Tallo)

Saham-saham yang dibeli investor asing antara lain:

-Saham INCO senilai Rp 82,1 miliar

-Saham ANTM senilai Rp 43 miliar

-Saham EXCL senilai Rp 26,3 miliar

-Saham ITMG senilai Rp 20,9 miliar

-Saham ACES senilai Rp 18 miliar

Saham-saham yang dijual investor asing antara lain:

-Saham BBCA senilai Rp 147,5 miliar

-Saham TLKM senilai Rp 51 miliar

-Saham ASII senilai Rp 48,4 miliar

-Saham BBNI senilai Rp 18,1 miliar

-Saham UNTR senilai Rp 12,5 miliar

Bursa Saham Asia

Pekerja mengamati pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di salah satu perusahaan Sekuritas, Jakarta, Rabu (14/11).  Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berhasil bertahan di zona hijau pada penutupan perdagangan hari ini. (Liputan6.com/Angga Yuniar)
Pekerja mengamati pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di salah satu perusahaan Sekuritas, Jakarta, Rabu (14/11). Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berhasil bertahan di zona hijau pada penutupan perdagangan hari ini. (Liputan6.com/Angga Yuniar)

Bursa saham Asia kompak tertekan. Indeks Hang Seng melemah 0,63 persen, indeks Korea Selatan Kospi susut 0,20 persen, indeks Jepang Nikkei tergelincir 0,38 persen, indeks Thailand susut 0,14 persen. Selain itu, indeks Shanghai merosot 1,07 persen dan indeks Singapura turun 0,52 persen.

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel