Bursa Saham Asia Semringah Jelang Akhir Pekan

·Bacaan 1 menit

Liputan6.com, Singapura - Bursa saham Asia Pasifik menguat pada perdagangan Jumat pagi (12/11/2021) seiring saham teknologi menguat di wall street dorong indeks Nasdaq melambung.

Di Hong Kong, indeks Hang Seng naik 0,7 persen pada perdagangan Jumat pagi. Saham JD.com menguat hampir lima persen seiring kegiatan Singles Day online. Saham Alibaba menguat 0,3 persen.

Sementara itu, saham produsen chip Semiconductor Manufacturing International Corporation merosot hampir 4 persen. Indeks Hang Seng teknologi naik lebih dari 1 persen. Demikian dilansir dari CNBC, Jumat pekan ini.

Bursa saham China melemah dengan indeks Shanghai dan Shenzhen merosot. Indeks Jepang Nikkei naik 1,01 persen, dan indeks Topix menguat 1,19 persen.

Di Korea Selatan, indeks Kospi menguat 1,22 persen. Indeks Australia ASX bertambah 0,96 persen. Sementara itu, indeks MSCI Asia Pasifik di luar Jepang menguat 0,52 persen.

p>* Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

Indeks Dolar AS

Seorang wanita berjalan melewati layar monitor yang menunjukkan indeks bursa saham Nikkei 225 Jepang dan lainnya di sebuah perusahaan sekuritas di Tokyo, Senin (10/2/2020). Pasar saham Asia turun pada Senin setelah China melaporkan kenaikan dalam kasus wabah virus corona. (AP Photo/Eugene Hoshiko)
Seorang wanita berjalan melewati layar monitor yang menunjukkan indeks bursa saham Nikkei 225 Jepang dan lainnya di sebuah perusahaan sekuritas di Tokyo, Senin (10/2/2020). Pasar saham Asia turun pada Senin setelah China melaporkan kenaikan dalam kasus wabah virus corona. (AP Photo/Eugene Hoshiko)

Di wall street, indeks Nasdaq bertambah 0,52 persen ke posisi 15.704,28. Indeks S&P 500 menguat ke 4.649,27. Indeks Dow Jones turun 158,71 poin ke posisi 35.921,23.

Indeks dolar AS berada di posisi 95,25, dari posisi sebelumnya 94,4. Yen Jepang diperdagangkan di kisaran 114,27 per dolar AS.

Sementara itu, harga minyak melemah pada jam perdagangan di Asia. Harga minyak Brent turun 0,54 persen menjadi USD 82,42 per barel. Harga minyak berjangka Amerika Serikat tergelincir 0,51 persen menjadi USD 81,71 per barel.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel