Bursa Saham Tokyo merosot tajam, tertekan kekhawatiran pandemik Corona

Risbiani Fardaniah

Saham-saham Tokyo berakhir turun tajam pada perdagangan Kamis, ketika Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menetapkan COVID-19 sebagai pandemik global, dengan Amerika Serikat memberlakukan larangan perjalanan pada Eropa.

Indeks acuan Nikkei 225 di Bursa Saham Tokyo (TSE) jatuh 856,43 poin atau 4,41 persen, dari tingkat penutupan Rabu (11/3/2020), menjadi mengakhiri perdagangan di 18.559,63 poin.

Sementara itu, Indeks Topix yang lebih luas dari seluruh saham papan utama di pasar Tokyo merosot 57,24 poin atau 4,13 persen, menjadi ditutup pada 1.327,88 poin.

Semua kategori industri mundur ke wilayah negatif, dengan saham-saham pertambangan, transportasi udara, dan transportasi laut paling banyak mengalami penurunan pada saat penutupan perdagangan.

Baca juga: Bursa saham Australia jatuh 421,3 poin, diguncang perkembangan Corona

Baca juga: BEI: Investor di DIY tumbuh, namun transaksi turun terimbas Corona