Bursa Spanyol berbalik merosot, indeks IBEX 35 terkoreksi 1,82 persen

Faisal Yunianto

Bursa saham Spanyol ditutup berbalik merosot dari kenaikan selama dua hari beruntun pada perdagangan Selasa (9/6/2020), dengan indeks acuan IBEX 35 di Bursa Efek Madrid terkoreksi 1,82 persen atau 143,80 poin, menjadi 7.752,30 poin.

Indeks IBEX 35 menguat 0,30 persen atau 23,5 poin menjadi menetap di 7.896,10 poin pada perdagangan Senin (8/6/2020), melanjutkan kenaikan tajam 4,04 persen atau 305,80 poin menjadi 7.872,60 poin pada Jumat (5/6/2020).

Dari 35 saham perusahaan-perusahaan besar pilihan yang menjadi komponen indeks IBEX 35, sebanyak 30 saham mengalami kerugian, sementara lima saham lainnya berhasil membukukan keuntungan.

Saham International Consolidated Airlines Group (IAG), perusahaan induk maskapai penerbangan multinasional Anglo-Spanyol, mencatat kerugian paling besar (top loser) di antara saham-saham unggulan atau blue chips, dengan harga sahamnya jatuh 6,33 persen.

Disusul oleh saham perusahaan produsen selulosa dan energi bersih, Ence Energia y Celulosa, yang kehilangan 5,23 persen, serta kelompok perusahaan minyak, gas dan petrokimia Repsol merosot 5,04 persen.

Di sisi lain, saham perusahaan farmasi dan penyedia layanan kesehatan Grifols S.A mencatat kinerja terbaik (top gainer) dari saham-saham unggulan, dengan nilai sahamnya terangkat 2,86 persen.

Diikuti oleh saham perusahaan penyedia energi bersih Siemens Gamesa Renewable Energy yang menguat 0,90 persen, serta perusahaan jasa telekomunikasi seluler Masmovil Ibercom naik 0,70 persen.

Baca juga: Saham Spanyol lanjutkan keuntungan, indeks IBEX 35 naik 0,30 persen
Baca juga: Saham Spanyol menguat lagi, indeks IBEX 35 terangkat 2,59 persen
Baca juga: Indeks IBEX 35 naik 1,76 persen, saham Spanyol berakhir lebih tinggi