Bursa Tokyo ditutup naik terangkat saham real estat, teknologi tinggi

Kelik Dewanto
·Bacaan 1 menit

Saham-saham Tokyo membalikkan kerugian awal akibat kenaikan yen menjadi ditutup lebih tinggi pada perdagangan Jumat, terangkat pembelian saham-saham real estat dan teknologi tinggi saat tidak banyak faktor penggerak pasar karena pasar saham Amerika Serikat libur untuk Hari Tanksgiving.

Indeks acuan Nikkei 225 di Bursa Efek Tokyo (TSE) bertambah 107,40 poin atau 0,40 persen, dari penutupan Kamis (26/11/2020), menjadi mengakhiri perdagangan di 26.644,71 poin, tertinggi baru dalam 29 tahun. Sehari sebelumnya, indeks acuan Nikkei 225 terangkat 240,45 poin atau 0,91 persen menjadi 26.537,31 poin.

Baca juga: Saham Tokyo dibuka bervariasi di tengah kekhawatiran kasus Covid-19

Sementara itu, dilansir Xinhua, indeks Topix yang lebih luas dari seluruh saham papan utama di pasar Tokyo menguat 8,27 poin atau 0,47 persen, menjadi berakhir pada 1.786,52 poin. Indeks Topix terkerek 0,60 persen atau 10,58 poin menjadi 1.778,25 poin pada perdagangan Kamis (26/11/2020).

Saham-saham perusahaan yang berhubungan dengan logam nonbesi, farmasi dan peralatan listrik termasuk yang meningkat paling banyak pada akhir perdagangan.

Baca juga: Saham Korsel ditutup naik lagi, indeks KOSPI terkerek 0,29 persen
Baca juga: Saham Aussie berakhir melemah, namun naik 0,90 persen pekan ini