Buru Hater, Ibunda Ayu Ting Ting Minta Pertolongan KBRI Singapura

·Bacaan 1 menit

Liputan6.com, Jakarta - Kesabaran keluarga Ayu Ting Ting terhadap haters alias pembenci tampaknya sudah habis. Beberapa waktu lalu keluarga bintang film Dimsum Martabak ini mendatangi rumah pelaku di Podomulo, Bojonegoro, Jawa Timur.

Sayangnya, pelaku tidak ada di rumah. Sang hater diketahui berada di Singapura.

Untuk itu ibunda Ayu Ting Ting, Umi Kalsum, meminta bantuan Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Singapura untuk segera memulangkan hater tersebut ke Tanah Air.

Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

Minta Bantuan

[Foto: Instagram Umi Kalsum]
[Foto: Instagram Umi Kalsum]

Umi Kalsum menyebut nama dan alamat pelaku dan meminta bantuan dengan me-mention akun Instagram KBRI Singapura.

"Tidak ada orang tua yang terima anak cucunya di hujat sama manusia yang 1 ini semoga saya bisa membawa dia kembali ke indonesia biar dia bisa pertanggung jawabkan atas segala perbuatannya sesuai hukum yang berlaku di indonesia. aamin," sambungnya.

Bawa Polisi

Ayu Ting Ting berhasil masuk ke dalam nominasi 100 wanita tercantik di dunia 2021 versi TC Candler. c
Ayu Ting Ting berhasil masuk ke dalam nominasi 100 wanita tercantik di dunia 2021 versi TC Candler. c

Bersama keterangan tersebut, Ibunda Ayu Ting Ting menyertakan foto sang hater serta orang-orang yang diduga merupakan anggota keluarganya.

Sebelumnya, keluarga Ayu Ting Ting telah mendatangi rumah pelaku dengan membawa polisi.

"Inilah rumah heters alhamduliah ibu ayah berserta aparat kepolisian kapolda setempat bisa sampai kerumah orang tuanya heters," tulis Umi Kalsum dalam unggahan sebelumnya.

Dilaporkan

Sang pelaku sudah dilaporkan ke pihak berwajib atas dugaan pencemaran nama baik.

"Kita sudah masukan laporan kejalur hukum yang berlaku di indonesia terima kasih buat semuanya yang sudah membantu ibu sekeluarga mencari pelaku yang sudah mencemarkan nama baik @ayutingting92 sekeluarga," kata ibunda Ayu.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel