Buruan Serbu, 10 Instansi Ini Paling Sepi Peminat Pendaftar CPNS 2021

·Bacaan 1 menit

Liputan6.com, Jakarta Badan Kepegawaian Negara (BKN) kerap mengabarkan informasi terkini data pendaftar CPNS 2021. Terakhir, jumlah pelamar Calon Aparatur Sipil Negara (CASN) per 9 Juli 2021 sudah mencapai 1.262.370 orang.

Namun, masih ada sejumlah instansi di pemerintah daerah (pemda) yang sejauh ini sepi peminat. Jumlah pelamar di instansi tersebut belum mencapai angka 50 orang, bahkan masih ada yang dibawah 10 orang.

Plt Kepala Biro Hubungan Masyarakat, Hukum dan Kerja Sama BKN, Paryono, berharap update data pendaftar CPNS 2021 semustinya bisa mendongkrak angka pelamar di instansi yang minim peminat.

"Seharusnya bisa (menaikkan jumlah pendaftar), apalagi masyarakat yang ada di pemda di situ," kata Paryono kepada Liputan6.com, Sabtu (10/7/2021).

Paryono tak ingin suatu instansi kekurangan jumlah pelamar pada CPNS 2021 ini. Jika tidak, maka instansi bersangkutan harus melakukan optimalisasi formasi untuk formasi dan kualifikasi pendidikan yang sama.

Optimalisasi formasi bisa dilakukan pada calon pendaftar CPNS 2021 yang secara posisi mendekati nilai kelolosan. "Tahun lalu optimalisasi formasi yang kosong diambilkan dari ranking dibawahnya hasil SKB (Seleksi Kompetensi Bidang)," jelas Paryono.

Daftarnya

Ilustrasi tes CPNS
Ilustrasi tes CPNS

Merujuk pada data terakhir BKN, berikut daftar 10 instansi paling sepi peminat di CPNS 2021:

1. Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Maybrat, 6 pendaftar

2. Pemkab Sorong Selatan, 20 pendaftar

3. Pemkab Fak-Fak, 21 pendaftar

4. Pemkab Kaimana, 21 pendaftar

5. Pemkab Manokwari Selatan, 22 pendaftar

6. Pemkab Teluk Wondama, 23 pendaftar

7. Pemkab Kepulauan Tanimbar, 28 pendaftar

8. Pemkab Maluku Barat Daya, 30 pendaftar

9. Pemkab Pakpak Bharat, 39 pendaftar

10. Pemerintah Kota Sibolga, 43 pendaftar

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini:

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel