Buruh Akan Lakukan Aksi Demo Pemberantasan Korupsi

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Isu korupsi akan menjadi hal baru yang akan disuarakan buruh dalam aksinya. Sebagai bentuk dukungan terhadap Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) pada aksi buruh September 2012 mendatang, dua juta buruh akan menggelar aksi demo dan mogok kerja di 14 Kabupaten/Kota di Indonesia.

Demikian diungkapkan Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPSI) Said Iqbal di Lembaga Pemasyarakatan Tangerang setelah bertemu Antasari, Sabtu (25/8/2012).

"Dari pada kami dimiskinkan akibat hight cost economi melalui korupsi, lebih baik kami melumpuhkan negara ini untuk mengingatkan presiden dan pemerintah supaya tidak melakukan tindakan-tindakan koruptif baik kebijakan atau uang negara," ungkapnya.

Dalam pemberantasan korupsi buruh merasa berkepentingan. Korupsi menurut Said membuat perekonomian runtuh. Ia pun mengungkapkan bahwa pemerintah jangan lagi mendiskriminasikan buruh dengan kebijakan-kebijakan yang tidak berpihak pada buruh.

"Korupsi buat pemilik modal bisa 'membeli' pengatur kebijakan untuk menerapkan gaji murah, sistem outsourcing, dan jaminan sosial yang sudah dijalankan boleh jadi adalah kepentingan pemilik modal. Berkolusi dengan penguasa untuk hasilkan kebijakan itu, sehingga korupsi menciptakan hight cost economi," ungkapnya.

Untuk mendukung pemberantasan korupsi, buruh akan menerapkan konsep lobi aksi dengan melakukan aksi besar-besaran di seluruh wilayah Indonesia.

"Kebetulan Septermber 2012, dua juat buruh akan melakukan mogok nasional di 14 kabupaten/kota, dengan menyuarakan hapus outsourcing, tolak upah murah. Tapi dengan perkembangan seperti ini kami menjadikan isu korupsi menjadi isu utama dalam aksi dua juta buruh di 14 kabupaten/kota," katanya.

Baca Juga:

  • Antasari Ditanya Buruh Tentang Kasus Simulato...
  • Buruh Siap Pasang Badan untuk KPK
  • Sidang Gugatan Kasus Simulator SIM Digelar Se...
Memuat...
PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.