Buruh dipastikan tidak ada yang diamankan polisi

Presiden Partai Buruh, Said Iqbal memastikan tidak ada peserta unjuk rasa dari pihak buruh yang diamankan polisi di depan Gedung Dewan Perwakilan Rakyat (DPR), Jakarta Pusat, Rabu.

"Tidak ada konflik, tidak ada ditahan, semua akomodatif dan pihak kepolisian dan TNI koperatif," kata Said Iqbal.

Baca juga: Aksi buruh, Jalan Gatot Subroto tertutup massa

Menurut dia, sejauh ini aksi demo berlangsung kondusif dan aman. Pihak kepolisian juga dinilai kooperatif selama menjaga jalannya demonstrasi.

Sebelumnya, berdasarkan pengamatan di lokasi, ribuan peserta datang dari titik kumpul TVRI sampai ke Jl. Jenderal Gatot Subroto tepatnya di Gedung DPR.

Tak hanya berjalan kaki atau longmarch, massa lainnya menaiki kendaraan roda dua dan mobil komando dilengkapi peralatan pengeras suara.

Situasi awal berjalan kondusif, namun situasi mulai memanas saat massa tidak bisa melewati pagar gedung DPR lantaran dipasang kawat berduri dan dihadang polisi.

Baca juga: Kepolisian imbau buruh sampaikan aspirasi secara tertib

Aksi saling dorong sempat terjadi antara buruh dan polisi. Bahkan beberapa polisi sampai terjatuh dan mengenai kawat berduri.

Namun pada akhirnya aksi saling dorong terhenti karena petugas kepolisian berhasil mengendalikan situasi yang sempat ramai.

Hingga kini unjuk rasa masih berlangsung kondusif dan aman. Para peserta memutarkan lagu yel-yel sebagai penyemangat dan jeda unjuk rasa.

Baca juga: Buruh kirim pemberitahuan rencana aksi di DPR pada Rabu besok

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel