Bus Operasional Polres Garut Disulap Menjadi Gerai Vaksin Keliling Warga

·Bacaan 1 menit

Liputan6.com, Garut - Kepolisian Resor Garut, Jawa Barat menyulap dua bus operasionalnya menjadi gerai vaksin keliling untuk melayani masyarakat. Target satu juta vaksin Covid-19 setiap hari yang digagas pemerintah menjadi suntikan moral bagi korps Bhayangkara untuk berbagi.

Wakapolres Garut Kompol Andrey Valentino mengatakan, luas wilayah Kabupaten Garut yang mencapai 306.519 Ha atau 3.065,19 kilometer persegi, dengan jumlah penduduk 2,6 juta, tidak sebanding fasilitas kesehatan, terutama saat pelaksanaan vaksinasi massal.

“Makanya kami dari Polres mengambil langkah inovasi kegiatan launching gerai vaksin presisi polres Garut,” ujarnya, Jumat (16/7/2021).

Menurutnya, pelaksanaan vaksinasi massal cukup penting bagi warga terutama saat Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat Covid-19, sebagai upaya mencegah sekaligus memutus mata rantai penyebaran Covid-19 bagi masyarakat.

“Kita sudah aktif di 67 pkm (Penyuluh Kesehatan Masyarakat) yang melaksanakan vaksin massal baik TNI-Polri, termasuk dinas kesehatan,” kata dia.

Dalam praktiknya bus gerai vaksinasi polres Garut tersebut, bakal melayani seluruh wilayah Garut dengan pelayanan sekitar 500-700 orang warga per hari.

** #IngatPesanIbu

Pakai Masker, Cuci Tangan Pakai Sabun, Jaga Jarak dan Hindari Kerumunan.

Selalu Jaga Kesehatan, Jangan Sampai Tertular dan Jaga Keluarga Kita.

Jangkau Wilayah Terpencil

“Sehari minimal dua titik, hari ini manual dulu, sampai imuniti 70 persen tercapai,” kata dia.

Keberadaan bus gerai tersebut ujar Andrey, sengaja difokuskan untuk wilayah yang belum terjangkau program vaksinasi massal yang diberikan pemda Garut.

“Kita siapkan juga nomor antrian, sehari bisa mencapai 250 di satu titik, antusias warga Garut cukup tinggi, “ kata dia.

Bahkan dalam dua hari simulasi yang digelar di Mapolres dan Garut, serta Kecamatan Limbangan dan Malangbong, petugas polres Garut sampai melakukan pembatasn jumlah warga yang akan divaksin maksimal 250 orang. “Harapannya agar tidak ada kerumunan,” ujar dia.

Namun demikian, Andrey menyatakan jika seluruh kebutuhan vaksin yang akan diberikan bagi masyarakat Garut, hingga saat ini dalam kondisi cukup. “Stoknya cukup,” ujarnya.

Saksikan Video Pilihan Berikut Ini:

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel