Bus Pariwisata Vs Angkot Rajawali di Pakam

Laporan Wartawan Tribun Medan/ Adol Frian Rumaijuk

TRIBUNNEWS.COM , PAKAM - Jalan Lintas Sumatera (Jalinsum) macet sekitra lima kilometer di Desa Pardamean Kecamatan Tanjung Morawa Kabupatem Deli Serdang, Sabtu (25/8/2012). Akibat dari kecelakaan antara Bus Pariwisata vs Angkotan Kota Rajawali.

Bus pariwisata BK7804LT yang melaju dari arah Medan-Siantar, tiba-tiba banting badan ke arah kanan. Sementara kondisi arus lalulintas di jalan tersebut tengah ramai. Dan mobil angkotan kota Rajawali BK7023MB dari arah berlawanan arah menghantam bagian depan bus pariwisata tujuan Jambi tersebut.

Sopir angkutan Rajawali dilarikan ke rumah sakit karena mengalami luka dibagian kepala. Dan bagian depan mobilnya hancur. Sementara para sewa yang hampir penuh, sebagian mengalami luka ringan. Dan diistirahatkan diteras rumah warga.

Dikethaui, supir Bus Pariwisata bermarga Sinaga mengaku, dirinya kebingungan karena setri tidak terkendali. "Langsung banting ke kanan dia, padahal Rajawali itu terus mengikut kekirinya. Kalau dia berhenti seperti truk dibelakangnya, tak akan kena," ujarnya.

Sementara itu, bus pariwisata tersebut hanya membawa dua orang sewa. Saat ini, kondisi arus lalulintas macet dari dua arah.

Jalinsum Macet Akibat Kecelakaan Rajawali

Jalan Lintas Sumatera (Jalinsum) di Desa Pardamean Kecamatan Tanjung Morawa Kabupatem Deli Serdang, Sabtu (25/8/2012) sekitar pukul 12.00 wib sempat terjadi kemacetan yang panjang. Akibat dari kecelakaan antara Bus Pariwisata vs Angkotan Kota Rajawali.

Bus pariwisata BK7804LT yang melaju dari arah Medan-Siantar, tiba-tiba banting badan ke arah kanan. Sementara kondisi arus lalulintas di jalan tersebut tengah ramai. Dan mobil angkotan kota Rajawali BK7023MB dari arah berlawanan arah menghantam bagian depan bus pariwisata tujuan Jambi tersebut.

Sopir angkutan Rajawali dilarikan ke rumah sakit karena mengalami luka dibagian kepala. Dan bagian depan mobilnya hancur. Sementara para sewa yang hampir penuh, sebagian mengalami luka ringan. Dan diistirahatkan diteras rumah warga.

Dikethaui, supir Bus Pariwisata bermarga Sinaga mengaku, dirinya kebingungan karena setri tidak terkendali. "Langsung banting ke kanan dia, padahal Rajawali itu terus mengikut kekirinya. Kalau dia berhenti seperti truk dibelakangnya, tak akan kena," ujarnya.

Sementara itu, bus pariwisata tersebut hanya membawa dua orang sewa. Tidak ada korban jiwa akibat kecelakaan ini, saat berita ini ditulis.

Sementara itu, kepolisian telah mengamankan mobil Rajawali menggunakan mobil derek, dan Bus Pariwisata di parkirkan di tepi jalan raya.(afr / tribun-medan.com)

Baca Juga  :

  • Cagub Independen Harus Cepat Daftar 20 menit lalu
  • Abraham Hadiri Syawalan KPPSI di Masjid Raya 48 menit lalu
  • Kebakaran Di Gunung Slamet 1 jam lalu
Memuat...
PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.