Bus Rombongan Pendaki Terguling di Magelang, 34 Korban Dilarikan ke RSUD Muntilan

Merdeka.com - Merdeka.com - Bus pariwisata bernopol DK 7590 AK yang membawa rombongan pendaki gunung kecelakaan di Jalan Magelang Boyolali Kecamatan Sawangan, Magelang, pada Sabtu (16/7) siang. Polisi memastikan insiden itu kecelakaan tunggal setelah bus dikendarai Andreas dari Jakarta itu gagal menanjak akibatnya bus mundur dan terjun ke kebun.

Kasat Lantas Polres Magelang AKP Satria Bagus Wira Wicaksana mengatakan, 34 orang mengalami luka-luka akibat insiden tersebut dan harus mendapatkan penanganan medis di RSUD muntilan. Sementara kondisi bus sudah dievakuasi.

"Tidak ada korban jiwa dalam insiden ini. Namun 34 orang penumpang termasuk sopir mengalami luka-luka sudah dalam penanganan medis," kata Satria Bagus saat dikonfirmasi, Minggu (17/7).

Kronologi Kecelakaan

Dia menyebut kecelakaan itu berawal ketika bus berangkat dari Jakarta Timur hendak menuju jalur pendakian Suwanting, Desa Banyuroto, Kecamatan Sawangan. Sesampainya di lokasi tanjakan, bus tidak kuat menanjak.

Sopir berusaha mengendalikan bus dengan berjalan zig zag. Namun tiba-tiba bus bergerak mundur.

Bus jalan mundur kemudian menabrak minibus bernopol H 1826 FF yang berada di belakangnya. Karena panik melihat bus tidak kuat menanjak, sopir minibus memilih untuk berjalan mundur dan membanting setir ke kiri sehingga masuk ke kebun.

"Masih kami duga sistem pengereman pada bus tidak berfungsi dengan baik. Selain itu cuaca di lokasi berkabut tebal dengan jarak pandang 20 meter," ujar dia.

Polisi hingga kini masih menyelidiki penyebab kecelakaan tunggal dengan memeriksa sejumlah saksi. "Kami akan periksa saksi terkait kronologi awal kejadian. Termasuk sopir, tentu menunggu dalam keadaan pulih," tandasnya. [gil]

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel