Bus sekolah DKI angkut 16.000 siswa selama PTM 100 persen

·Bacaan 1 menit

Bus sekolah milik Pemerintah Provinsi DKI Jakarta telah mengangkut 16.000 penumpang sejak Pembelajaran Tatap Muka (PTM) kapasitas 100 persen yang berlangsung sejak Senin (3/1).

Bus yang beroperasi terdiri dari model mikro dan medium ini beroperasi di 33 rute jalan yang tersebar di seluruh DKI Jakarta.

"Bus kita turunkan semua pada 33 rute yang ada di DKI, nah itu dari tanggal 3 Januari sampai hari ini sudah tembus di 16.000 penumpang," kata Kepala Unit Pengelola Angkutan Sekolah (Upas) Dinas Perhubungan DKI, Ali Murthadho saat dikonfirmasi di Jakarta, Jumat.

Ali mengatakan ribuan siswa itu diangkut oleh 165 unit bus yang sudah disiapkan pihaknya sejak Desember 2021.

Sejauh ini, ratusan bus tersebut beroperasi dengan baik. Siswa pun tampak menikmati fasilitas antar jemput yang disediakan Pemprov DKI itu.

Para pelajar pun dinilai disiplin dalam menerapkan protokol kesehatan di dalam bus. Beberapa hal yang diterapkan seperti wajib pakai masker untuk para siswa dan duduk yang berjarak ketika di dalam bus.

Ali juga membatasi kapasitas penumpang di dalam bus. Untuk bus ukuran medium hanya menerima 25 penumpang sedangkan bus mikro hanya menampung 17 penumpang.

Tidak sampai di situ, pihaknya juga melakukan penyemprotan disinfektan ke bus sebelum maupun sesudah bus beroperasi. Hal tersebut dilakukan guna memperkecil potensi menempelnya virus di dalam bus yang telah digunakan.

"Karena memang kita menjamin keamanan ya. Jadi tetap harus dibersihkan setelah digunakan. tetap kita bersihkan kita semprotkan sebelum dan setelah digunakan," kata dia.

Ali berharap bus tersebut dapat beroperasi dengan baik dan maksimal untuk mendukung jalannya PTM 100 yang baru bergulir satu minggu ini.
Baca juga: Dishub DKI sidak dua terminal bus AKAP di Jakarta Timur
Baca juga: Sopir bus diingatkan tidak naikkan penumpang di terminal bayangan
Baca juga: Tingkatkan karakter, 211 awak bus sekolah ikut bimbingan kepribadian

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel