Bus shalawat layani lima rute ke Masjidil Haram

Bus shalawat yang akan mengantar jamaah dari hotel di Makkah menuju Masjidil Haram, pergi pulang (PP) akan melayani lima rute dengan tiga terminal, yaitu Syib Amir, Bab Ali, dan Jiad.

"Layanan ini disiapkan untuk jamaah selama di Makkah. Mereka tidak perlu mengeluarkan biaya lagi," kata Kepala Daerah Kerja (Daker) Makkah Mukhammad Khanif di sela-sela simulasi operasional bus shalawat di Makkah, Ahad.

Kelima rute yang akan dilalui bus shalawat yaitu pertama, Mahbas Jin - Bab Ali disiapkan sebanyak 16 bus untuk melayani 19.288 yang tersebar di enam hotel di wilayah Mahbas Jin. Ada tiga halte pemberhentian yang telah disiapkan.

Kedua, rute Syisyah - Syib Amir, 29 bus disiapkan untuk melayani 11.428 jamaah yang tinggal di sembilan hotel wilayah Syisyah. Di sini disiapkan tiga halte pemberhentian.

Baca juga: Lembaga Muthawif Haji Asia Tenggara tingkatkan layanan haji 2022

Baca juga: Jamaah calon haji akan tempati 40 hotel di lima sektor di Mekkah

Ketiga, rute Raudhah - Syieb Amir. Total ada 53 bus untuk 21.015 jemaah yang tinggal di enam hotel wilayah Raudhah, dengan lima halte pemberhentian.

Keempat, rute Jarwal - Syieb Amir. Rute ini akan melayani 24.904 jamaah yang tinggal di dua hotel wilayah Jarwal. Total ada 62 bus dengan dua halte.

Kelima, rute Misfalah - Jiad. Rute ini melayani 17.550 jamaah. Mereka tinggal di 13 hotel wilayah Misfalah dengan tujuh halte pemberhentian.

Menurut Khanif, ada 204 bus yang disediakan pada musim haji 1443 H/2022 M. Bus ini akan dioperasikan secara bertahap sesuai dengan rasio jumlah jamaah yang telah tiba di Makkah.

"Bus Shalawat beroperasi 24 jam. Pada posisi puncak, saat seluruh jamaah sudah di Makkah, 204 bis shalawat siap antar jemput jamaah Indonesia dari hotel ke Masjidil Haram," katanya.

Kasi Transportasi Daker Makkah Asep Subhana menambahkan untuk memudahkan jamaah mengenali, setiap bus dipasang stiker dengan desain dan warna yang berbeda-beda. Stiker itu berisi informasi rute, nomor rute, dan warna rute.

Stiker rute Mahbas Jin - Bab Ali berwarna putih dengan nomor 1. Rute Syisyah - Syib Amir warna biru dengan nomor 2. Rute Raudhah - Syib Amir stiker warna hijau dengan nomor 3. Rute Jarwal - Syib Amir warna hitam dengan nomor 4. Dan, rute Misfalah - Jiad, stiker warna coklat dengan nomor 5.

"Format stiker ini dibuat untuk memudahkan jamaah. Jika ada jamaah yang tidak bisa membaca tulisan rute, bisa mengingat nomor atau warna," kata Asep.

"Setiap jamaah juga dibekali kartu yang sama dengan stiker bus shalawatnya," kata Asep.

Sebagai penanda di halte maupun pemberhentian bus sekitar hotel dan terminal akan diberi tanda berupa bendera Merah Putih, umbul-umbul merah putih bertuliskan Indonesia dan bendera Arab Saudi berwarna hijau.*

Baca juga: Jamaah calon haji Indonesia diminta pakai alas kaki saat di Tanah Suci

Baca juga: 145 petugas kesehatan siap layani jamaah calon haji di Mekkah

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel