Bus TransJakarta "pink" khusus wanita kembali beroperasi

Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) DKI Jakarta, PT Transportasi Jakarta (TransJakarta) kembali mengoperasikan bus "pink" khusus penumpang wanita pada Senin ini.

"Jadi hari ini 25 Juli 2022, TransJakarta kembali mengoperasikan bus pink, bus khusus untuk perempuan. Bus ini memang sudah beroperasi sebelumnya, karena ada kebijakan pada saat masa pandemi," kata Humas TransJakarta Wibowo saat diwawancara di Halte Pasar Baru, Jakarta Pusat, Senin.

Baca juga: Dishub DKI batalkan pemisahan penumpang pria dan wanita di angkot

Pengoperasian bus pink ini merupakan komitmen dari TransJakarta untuk memberikan layanan yang aman dan nyaman terutama bagi pelanggan wanita.

"Jadi bus ini memang khusus untuk perempuan. Termasuk di dalamnya ada pengemudi khusus untuk perempuan dan juga ada petugas layanan yang juga memang perempuan," ujar Wibowo.

Bus Pink nantinya akan melayani rute Pasar Baru-Kalideres (Koridor 3). Saat ini tersedia delapan armada bus dan akan lakukan penambahan secara bertahap sesuai kebutuhan.

"Ya pasti kita akan lihat dengan kebutuhan, permintaan kita sesuaikan dengan operasional TransJakarta, kita akan lakukan penambahan secara bertahap," ujarnya.

Baca juga: Polres Jakarta Pusat tangani pelecehan oleh sopir Transjakarta

Bus pink ini beroperasi mulai pukul 05.00-22.00 WIB dengan tarif reguler dan tidak ada perbedaan dengan bus lainnya, yaitu Rp3.500.

Sebelumnya, Kepala Divisi Sekretaris Perusahaan TransJakarta Anang Rizkani Noor menyebutkan pengoperasian kembali armada bus pink ini sebagai salah satu bentuk komitmen perusahaan mengatasi masalah pelecehan.

"Kenyamanan pelanggan prioritas utama kami. Pelayanan bus pink ini merupakan salah satu upaya TransJakarta ikut menangani masalah pelecehan dalam transportasi publik,” ujar Anang di Jakarta, Minggu (24/7).


Baca juga: Pelaku pelecehan seksual transjakarta divonis 1,5 tahun

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel