Cabang olahraga menembak Peparnas Papua sudah siap 99 persen

·Bacaan 1 menit

Technical Delegate (TD) Cabang Olahraga Menembak Pekan Paralimpik Nasional (Peparnas) XVI Papua Saridi memastikan kesiapan cabang olahraga tersebut sudah mencapai 99 persen.

"Untuk kesiapan cabang olahraga menembak, sudah 99 persen. Siap tanding," kata Saridi di Jayapura, Minggu.

Pertandingan cabang olahraga menembak Peparnas akan berlangsung pada 8-13 November 2021, diawali Pre Event Training (PET) pada Senin (8/11).

Lokasi pertandingan di Arena Menembak, Kampung Harapan, Distrik Sentani Timur, Kota Sentani, Kabupaten Jayapura.

Baca juga: Menko PMK berharap banyak rekor pecah di Peparnas Papua

Ia menyebutkan ada sebanyak 81 atlet dari 13 provinsi yang akan bertanding memperebutkan 18 medali di nomor-nomor yang dipertandingkan.

Di antaranya, nomor 10 meter air rifle prone, 10 meter air pistol, dan 10 meter air rifle standing.

"Kami juga menerapkan kelas nasional dan elite untuk pemerataan prestasi atlet," ujarnya.

Sejumlah nama petembak nasional tercatat di nomor tersebut, seperti Bolo Triyanto, Aris Haryadi, Hanik Pujiastuti, Yusuf Esema, Ahmad Ridwan, Heru Zainuddin, dan Dwi Retno Sulanjari.

Baca juga: Menko PMK: Pendidikan atlet difabel jangan sampai terhambat

Peparnas Papua diikuti oleh 1.985 atlet penyandang disabilitas dari 34 provinsi yang akan berupaya mencetak sejarah sebagai yang terbaik.

Mereka akan berlomba untuk menyumbangkan keping medali bagi kontingen masing-masing pada Peparnas ke-16 yang digelar pada 6-13 November 2021.

Para atlet berlaga pada 12 cabang olahraga, terdiri atas angkat berat, atletik, boccia, bulu tangkis, catur, judo, menembak, panahan, renang, sepak bola cerebral palsy (CP), tenis lapangan kursi roda, dan tenis meja.

Baca juga: Arena perlombaan renang Peparnas Papua siap digunakan
Baca juga: Fasilitas renang Peparnas Papua terbaru dan pertama di Indonesia
Baca juga: Jawa Barat ingin buktikan bukan jago kandang di Peparnas Papua

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel